Kompas.com - 13/07/2020, 12:51 WIB
Tim Basarnas Nias bersama keluarga korban, mulai pagi ini Senin (13/7/2020) lakukan pencarian terhadap Amolisi Buulolo, yang terseret ombak saat hendak berswafoto di Pantai Ladeha, Desa Lolomoyo, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, yang terjadi kemarin Minggu sore (12/7/2020). HENDRIK YANTO HALAWATim Basarnas Nias bersama keluarga korban, mulai pagi ini Senin (13/7/2020) lakukan pencarian terhadap Amolisi Buulolo, yang terseret ombak saat hendak berswafoto di Pantai Ladeha, Desa Lolomoyo, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, yang terjadi kemarin Minggu sore (12/7/2020).

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Dua remaja terseret ombak di Pantai Ladeha, Desa Lolomoyo, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, saat melakukan selfie di atas batu karang, Minggu (12/7/2020).

Satu korban di antaranya berhasil menyelamatkan diri. Sementara satu lainnya hilang dan masih dalam pencarian tim SAR Nias.

"Personel ikat dapat laporan dari kepala Desa Lolomoyo, Senin pagi tadi (13/7/2020). Kejadiannya pada pada hari Minggu kemarin (12/7/2020) sore," jelas Kepala Basarnas Nias, Sumatera Utara, M Agus Wibisono, kepada Kompas.com di Kantor Basarnas Nias, Senin.

Baca juga: Selfie di Sungai Buaya, 2 Remaja Putri Terpeleset, 1 Ditemukan Tewas

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, kata Agus, korban bernama Amolisi Bu'ulolo (20) dan adiknya, Jenial Bu'ulolo (18). Keduanya menaiki batu karang yang ada di sepanjang Pantai Ladeha untuk berswafoto, Minggu sore pukul 16.45 WIB.

Saat itu, gelombang mulai tinggi. Ketika sedang berswafoto, keduanya diterjang ombak yang mengenai batu karang tempat mereka berada dan tiba-tiba terseret ombak. Tubuh korban terjatuh dan terbawa arus ke tengah.

"Adik korban berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Amolisi Bu'ulolo hilang terseret ombak," jelasnya. 

Untuk mencari korban, satu tim penyelamat dari Kantor Basarnas Nias diterjunkan ke lokasi kejadian, Senin pagi tadi.

Tim SAR gabungan mulai mencari korban sejak pagi ini dan kondisi saat ini hujan ringan. 

Dia menjelaskan, Tim SAR Nias dibagi dua regu. Satu regu menyisir sekitar lokasi kejadian dan regu lainnya melakukan pencarian di perairan sejauh 5 mil laut. 

"Dalam pencarian ini akan dilakukan metode pencarian dengan penyisiran pantai," kata Rudi. 

Baca juga: Saat Asyik Selfie, Tiga Gadis Ditabrak Minibus di Sarangan, Ini Kronologinya

Unsur SAR yang berada di lapangan terdiri dari Basarnas Nias, Polairud Polres Nias Selatan, Personel Lanal Nias, BPBD Nias Selatan, Keluarga korban dan warga nelayan setempat.

Alat yang digunakan terdiri dari satu unit rescue car, satu unit LCR dan mopel, satu set peralatan komunikasi dan satu set peralatan medis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X