[POPULER NUSANTARA] Penjelasan Pemilik Soal Rumah Berpindah Tempat | Awal Mula 1.280 Orang di Secapa AD Diketahui Positif Covid-19

Kompas.com - 13/07/2020, 06:15 WIB
Foto ilustrasi: Angka kasus positif Secapa AD menyebabkan jumlah kasus positif baru mencapai rekor tertinggi, yakni sebanyak 2.657 orang pada Kamis (08/07). secapaad.mil.idFoto ilustrasi: Angka kasus positif Secapa AD menyebabkan jumlah kasus positif baru mencapai rekor tertinggi, yakni sebanyak 2.657 orang pada Kamis (08/07).

KOMPAS.com- Di Bandung Jawa Barat, 1.280 orang di Secapa AD terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu awalnya diketahui dari dua orang perwira Secapa AD yang berobat ke RS Dustrira untuk memeriksakan bisul dan tulang belakang.

Sedangkan di Ngawi, Jawa Timur, rumah seorang warga disebut berpindah tempat tanpa diketahui sebelumnya.

Pemilik rumah, Giman (47) pun menjelaskan perihal hal tersebut.

Berikut lima berita populer nusantara yang menjadi fokus pembaca Kompas.com:

Baca juga: Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

1. Awal terbongkarnya 1.280 orang di Secapa AD positif Covid-19

Foto ilustrasi: Hingga kini sumber penularan belum diketahui.secapaad.mil.id Foto ilustrasi: Hingga kini sumber penularan belum diketahui.
Sebanyak 1.280 orang di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penemuan kasus berawal dari ketidaksengajaan, yaitu saat dua perwira Secapa AD berobat di RS Dustira, Cimahi.

Ternyata setelah diswab mereka menunjukkan positif Covid-19.

"Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang. Tapi ternyata mereka diswab dan positif," kata Andika menambahkan.

Mereka dalam kondisi baik, rata-rata tanpa gejala hingga bergejala ringan.

Baca juga: Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Rumah milik Giman (47) warga Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.KOMPAS.com/SUKOCO Rumah milik Giman (47) warga Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

2. Viral rumah berpindah tempat, ini faktanya

Sebuah video mengenai rumah yang bisa bergerak berpindah tempat viral di media sosial.

Rumah itu merupakan milik Giman (47), warga Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Ngawi, Jawa Timur.

Giman mengakui, rumahnya memang meninggi dari kondisi sebelumnya.

Tetapi meningginya rumah sebanyak 1,3 meter tersebut tidak terjadi tiba-tiba.

Tiang fondasi rumah itu dibangunnya dengan pengerjaan yang cukup lama.

Dijelaskannya, bahwa bukan bangunan rumah yang berpindah tetapi atap rumah yang dipindahkan ke fondasi yang telah dibangun.

Giman memindahkan atap seorang diri tanpa diketahui oleh warga.

"Kalau prosesnya sulit dijelaskan, pokoknya sekarang sudah naiklah," tutur dia.

Ia membantah ada unsur mistis dalam pembangunan rumah tersebut.

"Enggak ada yang bantu. Ini adanya bolo satu yang membantu," kata dia sembari menunjuk putrinya yang berusia 2 tahun.

Baca juga: Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

3. Pelaku penganiaya perwira polisi ditangkap

Ilustrasi borgol.SHUTTERSTOCK Ilustrasi borgol.
Seorang perwira polisi yang menjabat sebagai Kanit Unit Reserse Kriminal Polsek Utan Polres Sumbawa Ipda Uji Siswanto tewas setelah dianiaya Syamsul Hidayat alias Bim.

Siswanto dianiaya dengan senjata tajam ketika mengendarai sepeda motornya.

Kapolres Sumbawa AKBP Wid Saputra mengemukakan, pelaku kemudian melarikan diri setelah menganiaya Siswanto hingga tewas.

Ia ditangkap dan ditembak di bagian kaki ketika akan menyeberang ke Pulau Lombok.

"Tersangka Bim hendak menyeberang tadi subuh ke Pulau Lombok lewat Labuhan Alas," ujar Widy d

Rupanya Bim memiliki sederet catatan kriminal. Bim terlibat dalam pencurian toko emas di Alas tahun 2015.

Bim pernah merampok gaji guru di KSB tahun 2007.

Tahun 2016, ia juga terlibat penganiayaan terhadap kepala desa Utan Tengah.

Baca juga: Sedang Mengendarai Motor, Polisi Diserang hingga Tewas, Orangtua Pelaku Sempat Melerai

Total seluruhnya ada 22 WNI yang dipekerjakan dari dua kapal nelayan berbendera China, yakni Lu Huang Yuan Yu 117 dan Lu Huang Yuan Yu 118.DOK HUMAS POLRES KARIMUN Total seluruhnya ada 22 WNI yang dipekerjakan dari dua kapal nelayan berbendera China, yakni Lu Huang Yuan Yu 117 dan Lu Huang Yuan Yu 118.

4. Seorang WNI meninggal di freezer, WNA jadi tersangka

Jenazah Hasan, WNI yang bekerja sebagai ABK ditemukan di dalam freezer kapal berbendera China Lu Huang Yuan Yu 118.

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau pun menetapkan satu warga China sebagai tersangkanya. Ia adalah mandor kapal tersebut.

"Tersangkanya inisial S, WNA asal China yang merupakan mandor kapal Lu Huang Yuan Yu 118," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Arie Darmanto.

Menurut keterangan beberapa saksi yang bekerja di kapal Lu Huang Yuan Yu 118, terutama ABK asal Indonesia, mereka kerap mendapatkan perlakuan kasar dan sasaran penganiayaan dari para ABK asal China.

Perlakuan kasar dan penganiayaan itu terjadi hanya karena masalah sepele dan sengaja dibuat-buat oleh ABK asal China.

"Yang sering memukul mereka yakni mandor dan nahkoda kapal Lu Huang Yuan Yu 118," kata Arie.

Baca juga: Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

5. Jubir gugus tugas Covid-19 dan keluarganya positif corona

Ilustrasi corona virus (Covid-19)shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)
Di tengah tugasnya mengedukasi masyarakat mengenai Covid-19, juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemkab Simalungun, Akmal Siregar justru dinyatakan positif corona.

Bukan hanya Akmal, beberapa anggota keluarganya juga dinyatakan terinfeksi corona.

Namun, Akmal mengaku ikhlas dengan hasil swab. Akmal menyebut, dirinya dan keluarganya sedang dikenalkan dengan Covi-19 secara langsung.

"Saat ini saya dan keluarga dikenalkan langsung dengan Covid-19. Mohon doanya agar kami bisa sembuh dan menjalaninya," tutur Akmal.

Baca juga: Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Sumber: Kompas.com (Penulis: Sukoco, Idham Khalid, Hadi Maulana, Oryza Pasaribu | Editor: Abba Gabrilin)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.