Kompas.com - 13/07/2020, 05:30 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi virus corona (Covid-19)
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Jumlah kasus positif Covid-19 di Solo, Jawa Tengah, bertambah 18 orang per Minggu (12/7/2020).

Dengan adanya penambahan kasus baru itu, jumlah pasien positif corona di Solo tercatat sebanyak 63 orang.

Adapun rinciannya 37 sembuh, 22 rawat inap, dan 4 meninggal dunia.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani tidak menyangka penambahan jumlah kasus positif di Solo bakal melesat.

Bahkan akibat tingginya penambahan kasus baru itu, ia menyebut Solo telah masuk kategori zona hitam penyebaran Covid-19.

"Solo tidak pernah mencatat sebanyak ini," kata Ahyani.

"Ini Solo sudah zona hitam," jelasnya.

Baca juga: 25 Mahasiswa Kedokteran di UNS Solo Terkonfirmasi Positif Covid-19

Mahasiswa UNS

Ahyani mengatakan, tambahan 18 kasus baru Covid-19 di Solo itu 15 kasus di antaranya berasal dari mahasiswa program pendidikan dokter spesialis (PPDS) UNS.

Sedangkan 3 lainnya dari tenaga non kesehatan.

"PPDS-nya ada 15 orang, itu macam-macam ada yang dokter residen dan lain-lain," tutur Ahyani.

"3 orang sisanya merupakan non tenaga kesehatan," tambahnya.

 

Tingginya penyebaran Covid-19 di Kota Solo, menurut Ahyani disebut akibat dari tidak disiplinnya masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Untuk itu, ia kembali menegaskan bahwa saat ini sekolah dilarang melakukan kegiatan tatap muka dan masyarakat dilarang melakukan hajatan.

"Sekolah tidak boleh tatap muka, hajatan tidak boleh," katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UNS Solo Reviono mengatakan, total mahasiswa PPDS UNS yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada 25 orang.

Mereka diketahui sedang menempuh pendidikan spesialis paru di RSUD Dr Moewardi Solo.

"Iya, ada 25 mahasiswa PPDS dinyatakan positif Covid-19," kata Reviono saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (12/7/2020).

Mahasiswa yang dinyatakan positif corona tersebut saat ini tengah menjalani perawatan di RS UNS.

Meski demikian, kondisi para mahasiswa tersebut hingga saat ini dinyatakan baik atau rata-rata tak ada gejala.

Penulis : Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor : Abba Gabrillin

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Kasus Corona Solo Meroket, Tambah 18 Kasus Positif Hari Ini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X