Selangkah Lagi, Cianjur Selatan Memisahkan Diri Jadi Kabupaten Baru

Kompas.com - 12/07/2020, 16:29 WIB
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPlt Bupati Cianjur Herman Suherman

CIANJUR, KOMPAS.com – Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menandatangani persetujuan pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Cianjur Selatan di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Minggu (12/7/2020).

Penandatanganan bersama Ketua DPRD Cianjur Ganjar Ramadhan itu dilakukan saat Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-343 Kabupaten Cianjur.

“Saya janji, bukan hanya dipenandatanganan saja, namun saya akan menggaet, mendampingi dan merojong (mendorong) warga Cianjur selatan agar pemekaran bisa terealisasi secepatnya,” kata Herman kepada wartawan, Minggu.

Baca juga: BPBD: 10 Titik Rawan Bencana di Cianjur Selatan Berpotensi Tsunami hingga Pergerakan Tanah

Disebutkan Herman, penandatanganan ini menjadi momen bersejarah dan tentunya sebagai kado terindah untuk masyarakat Cianjur selatan.

“Setelah hari ini ditandatangani, besok akan saya serahkan langsung ke panitia pemekaran di Sindangbarang, sekaligus ekspores terkait langkah selanjutnya,” ujar dia.

Dalam eksposes nanti, akan dibahas mengenai rencana pembangunan Pendopo termasuk letak lokasinya.

“Termasuk rencana pembangunan kantor-kantor pemerintahan nantinya," ucap Herman.

Baca juga: Direstui DPRD, Cianjur Selatan Segera Punya Pemerintahan Sendiri

Lebih lanjut dikatakan, kendati saat ini pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium pemekaran DOD, namun dengan ditandatanganinya surat persetujuan ini bisa mempercepat prosesnya nanti di tingkat pusat.

“Jadi, masuk aja dulu ke pusat. Pada saat dicabut (moratorium), kita sudah ready sebagai daftar nominatif untuk pemekaran,” ujar dia.

Akan terdiri 14 kecamatan

Rencananya, berdasarkan site plan Paguyuban Masyarakat Cianjur Kidul (PMCK) ada 14 wilayah kecamatan yang akan bergabung dengan DOB Cianjur selatan. 

Luas wilayah DOB Cianjur selatan sendiri ditaksir mencapai 231.105,88 hektare persegi dengan jumlah penduduk 629.499 jiwa.  

Dengan demikian, jika Kabupaten Cianjur Selatan resmi terbentuk, Kabupaten Cianjur selaku kabupaten induk yang selama ini melingkupi 32 kecamatan praktis kehilangan hampir setengah dari wilayahnya.

Kabupaten Cianjur juga melepas potensi-potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari wilayah selatan, seperti pertanian, sektor kelautan dan lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Regional
Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Regional
6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

Regional
Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Regional
Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Regional
Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Regional
Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Regional
Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Regional
Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Regional
Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Regional
Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Regional
Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X