Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kanit Reskrim Tewas Ditikam Saat Kendarai Motor, Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Kompas.com - 12/07/2020, 15:36 WIB
Setyo Puji

Editor

KOMPAS.com - Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Utan, Sumbawa, Ipda Uji Siswanto tewas ditikam Syamsul Hidayat, warga Desa Tengah, Kecamatan Utan.

Peristiwa tersebut terjadi di Simpang 4 Desa Tengah, tepatnya di belakang Kantor Desa Tengah, pada Jumat (10/7/2020).

Saat kejadian itu korban diketahui hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor. Namun saat di tengah perjalanan mendadak diserang pelaku secara membabi buta dengan senjata tajam.

"Korban diserang dalam posisi mengendarai sepeda motor. Pelaku menggunakan sajam mengenai beberapa bagian di tubuh korban," ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Sabtu (11/7/2020).

Orangtua terduga pelaku bernama Abdul Hamit, yang mengetahui peristiwa itu sempat melerai dan berhasil mengamankan senjata tajam yang digunakan pelaku.

Baca juga: Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Setelah kejadian itu pelaku diketahui langsung kabur.

Sedangkan korban yang terluka parah akibat luka tusuk sempat dilarikan ke RSUD Sumbawa untuk penanganan lebih lanjut. Namun naas, nyawanya tak berhasil tertolong.

Artanto mengatakan, kasus tersebut diduga kuat berkaitan dengan kasus yang ditangani perwira polisi itu sebelumnya.

Sebab, sebelum kejadian itu korban diketahui telah menyelesaikan kasus yang melibatkan pelaku dengan seorang warga bernama Agus.

Pelaku ditangkap dan ditembak

Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan

Setelah kejadian itu, polisi langsung membentuk tim khusus untuk memburu pelaku.

Tak butuh waktu lama, pada Minggu (12/7/2020) akhirnya polisi berhasil mengamankan pelaku saat hendak kabur ke Pulau Lombok.

"Tersangka hendak menyeberang tadi subuh ke Pulau Lombok lewat Labuhan Alas," ujar Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra dalam jumpa pers yang digelar Minggu pagi.

Karena hendak melawan saat akan ditangkap, korban akhirnya ditembak kakinya oleh petugas.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, pelaku diketahui selama ini sering terlibat kasus kriminal.

Di antaranya perampokan gaji guru pada 2007, pencurian toko emas pada 2015, hingga penganiayaan kepala desa Utan Tengah pada 2016.

Baca juga: Detik-detik Polisi Tewas Dianiaya dengan Senjata Tajam, Pelaku Kabur

Penulis : Kontributor Lombok Tengah, Idham Khalid | Editor : Abba Gabrillin

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikan Alat Pemadaman Baru, Mbak Ita Minta Damkar Tingkatkan Pelayanan

Berikan Alat Pemadaman Baru, Mbak Ita Minta Damkar Tingkatkan Pelayanan

Regional
Salurkan Beasiswa Rp 693 Juta untuk Mahasiswa, Syamsuar: SDM Penting Dipersiapkan

Salurkan Beasiswa Rp 693 Juta untuk Mahasiswa, Syamsuar: SDM Penting Dipersiapkan

Regional
DPRKP Banten Ubah 109,42 Hektar Kawasan Kumuh Jadi Perumahan Rakyat Layak Huni

DPRKP Banten Ubah 109,42 Hektar Kawasan Kumuh Jadi Perumahan Rakyat Layak Huni

Regional
GNPIP Diresmikan, Pemprov Riau Tanam Ribuan Cabai untuk Kendalikan Inflasi

GNPIP Diresmikan, Pemprov Riau Tanam Ribuan Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Regional
Indeks Infrastruktur Kalbar Meningkat, Anggota DPR Syarif Abdullah Dorong Pembangunan Lebih Merata

Indeks Infrastruktur Kalbar Meningkat, Anggota DPR Syarif Abdullah Dorong Pembangunan Lebih Merata

Regional
Inovasi Faspol 5.0 Milik Warga Banjarnegara Berhasil Masuk Nominasi IGA 2023

Inovasi Faspol 5.0 Milik Warga Banjarnegara Berhasil Masuk Nominasi IGA 2023

Regional
Jaga Ketahanan Pangan di Semarang, Mbak Ita Luncurkan Program Perdu Semerbak

Jaga Ketahanan Pangan di Semarang, Mbak Ita Luncurkan Program Perdu Semerbak

Regional
Salurkan Rp 6,4 Triliun untuk 7.719 Desa, Khofifah: Demi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Salurkan Rp 6,4 Triliun untuk 7.719 Desa, Khofifah: Demi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Regional
Didoakan Jusuf Kalla Jadi Gubernur, Bang Zaki: Saya Konsentrasi Kerja di Jakarta

Didoakan Jusuf Kalla Jadi Gubernur, Bang Zaki: Saya Konsentrasi Kerja di Jakarta

Regional
Lantik 5 Pj Bupati dan Walkot, Gubernur Sulut Minta Mereka Jaga Integritas dan Tak Lupa Diri

Lantik 5 Pj Bupati dan Walkot, Gubernur Sulut Minta Mereka Jaga Integritas dan Tak Lupa Diri

Regional
Ikuti Verifikasi KKS, Bupati Kediri Paparkan Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Ikuti Verifikasi KKS, Bupati Kediri Paparkan Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Regional
Kediri Dholo KOM Challenge 2023 Diikuti Peserta Mancanegara, Mas Dhito Dukung agar Jadi Event Tahunan

Kediri Dholo KOM Challenge 2023 Diikuti Peserta Mancanegara, Mas Dhito Dukung agar Jadi Event Tahunan

Regional
Bersama Membangun Pulau Rempang

Bersama Membangun Pulau Rempang

Regional
Pemkot Medan Jalankan Pembangunan Infrastrukur, Bobby: Insya Allah Hasilnya Bermanfaat bagi Masyarakat

Pemkot Medan Jalankan Pembangunan Infrastrukur, Bobby: Insya Allah Hasilnya Bermanfaat bagi Masyarakat

Regional
Memahami Kereta Cepat Whoosh Lewat Tahu Bandung

Memahami Kereta Cepat Whoosh Lewat Tahu Bandung

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com