Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Kompas.com - 12/07/2020, 13:40 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KOMPAS.com- Di tengah tugasnya mengedukasi masyarakat mengenai Covid-19, juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemkab Simalungun, Akmal Siregar justru dinyatakan positif corona.

Bukan hanya Akmal, beberapa anggota keluarganya juga dinyatakan terinfeksi corona.

Namun, Akmal mengaku ikhlas dengan hasil swab. Akmal menyebut, dirinya dan keluarganya sedang dikenalkan dengan Covid-19 secara langsung.

"Saat ini saya dan keluarga dikenalkan langsung dengan Covid-19. Mohon doanya agar kami bisa sembuh dan menjalaninya," tutur Akmal.

Baca juga: Juru Bicara Gugus Tugas dan Keluarganya Positif Covid-19

Diduga berawal dari tugas di dusun berpenduduk positif Covid-19

Ilustrasi penyebaran virus coronaShutterstock Ilustrasi penyebaran virus corona
Terpaparnya Akmal, diduga bermula dari tugasnya menangani masyarakat di dusun berpenduduk terjangkit Covid-19.

Dusun tersebut adalah Dusun Huta II, Nagori (Desa) Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun.

Di dusun tersebut, sedikitnya 38 warga dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Sedangkan sebagai gugus tugas, Akmal aktif memantau perkembangan masyarakat di dusun itu.

Ia juga diketahui menyiapkan makanan dan diantar langsung ke masing-masing rumah warga yang menjalani karantina.

Baca juga: Kasus-kasus Pasien Positif Corona Tanpa Gejala di Sejumlah Daerah, Ada yang Hanya Merasa Kehausan

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Mempelai Bunuh Diri Menjelang Pernikahan, Ini Dugaan Penyebabnya

Calon Mempelai Bunuh Diri Menjelang Pernikahan, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Gedung Pusat UGM Yogyakarta Tutup Sementara, Ada Tamu Positif Corona

Gedung Pusat UGM Yogyakarta Tutup Sementara, Ada Tamu Positif Corona

Regional
Tewas Tergeletak di Lantai 6, Pasien Perempuan Positif Covid-19 Itu Ternyata Melompat dari Lantai 12

Tewas Tergeletak di Lantai 6, Pasien Perempuan Positif Covid-19 Itu Ternyata Melompat dari Lantai 12

Regional
Begini Awal Pengusutan Kasus Korupsi Pertamina Marine Cilacap Senilai Rp 4,3 Miliar

Begini Awal Pengusutan Kasus Korupsi Pertamina Marine Cilacap Senilai Rp 4,3 Miliar

Regional
Sudah 600 Relawan Mendaftar Uji Klinis Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil Juga Ingin Ikut

Sudah 600 Relawan Mendaftar Uji Klinis Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil Juga Ingin Ikut

Regional
Dana Anggaran Subsidi Kuota Internet untuk Pelajar di Salatiga Rp 2,4 Miliar

Dana Anggaran Subsidi Kuota Internet untuk Pelajar di Salatiga Rp 2,4 Miliar

Regional
Iptu J Diduga Atur Protokoler Brigjen Prasetijo Utomo Bersama Djoko Tjandra di Pontianak

Iptu J Diduga Atur Protokoler Brigjen Prasetijo Utomo Bersama Djoko Tjandra di Pontianak

Regional
Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Video Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldoser, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Video Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldoser, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Regional
Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Regional
Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Regional
WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

Regional
Bapak dan Anak Di-'blacklist' karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Bapak dan Anak Di-"blacklist" karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Regional
Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Regional
Kala 'Punakawan' Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Kala "Punakawan" Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X