Sempat Ancam Bunuh Bupati Aceh Tengah, Wabup Firdaus Minta Maaf, Keduanya Berdamai

Kompas.com - 11/07/2020, 20:04 WIB
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Shabela-Firdaus saat menunjukkan berkas penandantanganan ikrar perdamaian yang telah diteken oleh para pihak, Sabtu (11/7/2020). KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPPasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Shabela-Firdaus saat menunjukkan berkas penandantanganan ikrar perdamaian yang telah diteken oleh para pihak, Sabtu (11/7/2020).

TAKENGON, KOMPAS.com - Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar resmi berdamai dengan wakilnya Firdaus.

Perdamaian dilakukan setelah Firdaus sebelumnya mengancam untuk membunuh Shabela.

Keduanya kemudian menandatangani ikrar perdamaian dan nota kesepahaman yang disiapkan oleh Tim Pansus Perdamaian Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah bentukan DPRK Aceh Tengah, Sabtu (11/7/2020).

Terdapat dua klausul yang ditandatangani Shabela dan Firdaus.

Baca juga: Bupati Aceh Tengah Siap Berdamai dengan Wakilnya, jika...

Pertama, naskah ikrar perdamaian yang terkait dengan janji keduanya tidak akan mengulangi perbuatan, dan akan dimakzulkan apabila poin dari ikrar diingkari oleh keduanya.

Klausul berikutnya terkait nota kesepahaman pasangan yang dikenal dengan julukan SHAFDA ini selama menjalankan pemerintahan.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Kompas.com dari Pansus DPRK Aceh Tengah, klausul nota kesepahaman antara Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah menerangkan tentang keinginan kedua belah pihak sebelum perdamaian dilakukan.

Pada poin pertama pada naskah nota kesepahaman itu, Firdaus menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya yang dianggap sempat membuat Shabela dan keluarga tersinggung dan berujung laporan polisi oleh Shabela pada medio Mei lalu.

"Pihak pertama, Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus SKM meminta maaf kepada pihak pertama Drs Shabela Abubakar karena kekhilafannya telah mengeluarkan perkataan yang tidak pantas dan tidak sepatutnya diucapkan," seperti dikutip dalam isi nota kesepakatan itu.

Baca juga: Walau Bertikai dengan Wakilnya, Bupati Aceh Tengah Tegaskan Pemerintahan Tetap Berjalan

Poin kedua, Shabela akan mencabut laporan di Polda Aceh terkait dugaan pengancaman dan penyerangan yang dilakukan wakilnya yang terjadi pada 13 Mei lalu.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X