Prof Al Makin Dilantik Jadi Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Ini Sosoknya

Kompas.com - 11/07/2020, 13:44 WIB
Prof Al-Makin (mengenakan masker Hijau) saat acara  dilantik oleh Menteri Agama RI sebagai Rektor UIN Sunan Kalijaga Masa Jabatan 2020-2024. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAProf Al-Makin (mengenakan masker Hijau) saat acara dilantik oleh Menteri Agama RI sebagai Rektor UIN Sunan Kalijaga Masa Jabatan 2020-2024.

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Prof. Dr. Phil. Al Makin, S.Ag., MA resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta masa jabatan 2020-2024.

Pelantikan dilakukan oleh Menteri Agama RI pada Jumat 10 Juli 2020.

Prof Al Makin menggantikan Prof. Drs. Yudian Wahyudi MA, PhD yang telah berakhir masa jabatannya Mei 2020 lalu.

Ketua Senat UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. Siswanto Masruri, MA. menjelaskan proses pemilihan rektor sudah dimulai sejak 18 Februari 2020.

"Proses pendaftaran, penjaringan, dan pemberian pertimbangan kualitatif Calon Rektor telah berjalan lancar dan kondusif," ucap Ketua Senat UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. Siswanto Masruri, MA dalam keterangan tertulis Humas UIN Sunan Kalijaga yang diterima Kompas.com, Sabtu (11/7/2020).

Baca juga: Tampilan Wapres Maruf Amin Dipenuhi Coretan Saat Webinar, Rektor UIN Malang: Kita Akan Usut

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari proses tersebut, terdapat sembilan calon rektor yang diserahkan kepada Menteri Agama.

Kemudian, diadakan fit and proper test oleh Komsel (Komisi Seleksi) untuk diambil 3 calon terbaik dan diserahkan kepada Menteri Agama.

Selanjutnya Menteri Agama menetapkan dan mengangkat satu orang yang terbaik sebagai Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

"Dalam pengangkatan Rektor, Menteri Agama tentu memiliki pertimbangan yang komprehensif dan dasar pijakan yang kuat. Terutama dalam mengangkat Prof. Al Makin sebagai Rektor UIN Sunan Kalijaga," jelasnya.

Siswanto berharap dengan terpilihnya Prof Al Makin dapat mengibarkan bendera UIN Sunan Kalijaga setinggi-tingginya, baik dalam bidang pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, menjadi teladan dalam semua aspek kehidupan bagi civitas akademika.

"Mampu mengayomi keluarga besar UIN Sunan Kalijaga dengan power sharing yang lebih baik dan bermartabat menuju UIN yang unggul, terkemuka dalam pemaduan studi keislaman dan keilmuan bagi peradaban," jelasnya.

Prof. Dr. Phil. Al-Makin, S.Ag., MA, lahir di Bojonegoro 1972. Ia menyelesaikan program sarjana di IAIN Sunan Kalijaga tahun 1996.

Al-Makin menerima beasiswa CIDA untuk melanjutkan program magisternya di McGill University Canada bidang Ilmu Studi Keislaman dan lulus tahun 2001.

Di kampus yang sama, ia mendapat beasiswa CIDA untuk Postdoc di Departemen Antropologi.

Setelah itu, dengan kemampuannya dalam ilmu Filsafat, ia mendapat beasiswa DAAD (Deutsche Akademische Austauschdienst) untuk menempuh progam doktor di Heidelberg University Jerman pada fakultas Filosofi yang diselesaikannya pada tahun 2009.

Usai menyelesaikan pendidikan di Jerman, Al Makin menjadi dosen di almamaternya sendiri.

Ia juga sebagai dosen di International Consortium for Religious Studies (ICRS), program doktor kerjasama tiga kampus yakni UIN Sunan Kalijaga, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Duta Wacana.

Baca juga: Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Pengalaman tingkat internasionalnya diperoleh menjadi peneliti dan dosen tamu di beberapa seminar, konferensi universitas di berbagai negara seperti Singapura, Australia, Cihna sebagai anggota Faculty Development Fellow sampai sekarang dan menerbitkan jurnal serta buku di tingkat internasional.

Sekembalinya studi di Jerman, Al-Makin membenahi iklim penelitian di kampus UIN Sunan Kalijaga. Ia menjadi editor jurnal internasional Al Jami’ah yang diterbitkan UIN Sunan Kalijaga.

Kiprah penelitiannya di bidang jurnal internasional mengantarkan jurnal Al Jami’ah mendapat akreditasi A oleh Kementerian Pendidikan Nasional di tahun 2010.

Bahkan, saat ini Jurnal Al Jami’ah diberi kepercayaan oleh Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menjadi jurnal pembina tingkat nasional.

Jurnal Al Jami’ah membina 13 jurnal ilmiah keagamaan yang tersebar di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) di Indonesia.

Dari prestasinya itu, Al Makin juga menjadi reviewer akreditasi jurnal di bidang sosial, Kemasyarakatan Agama di Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) RI sejak 2015 sampai sekarang.

Berbagai penghargaan juga ia peroleh mulai menjadi dosen terbaik kategori publikasi dan penelitian internasional dari Kemenag tahun 2012, sampai tingkat internasional penghargaan Fellowship dari Ruhr Univercity Jerman pada tahun 2009-2010, Fellowship dari ARI (Asian Research Institute) National University of Singapore tahun 2011-2012, penghargaan dosen terbaik UIN Sunan Kalijaga tahun 2016 dan masih banyak penghargaan, baik yang diraih tingkat nasional dan internasional.

Al Makin juga dikukuhkan sebagai Guru Besar Filsafat.

Selain itu, Al Makin juga menjadi kolumnis di Kompas.com. Berbagai karya tulisanya di Kompas yakni " Lilin Jangan Sampai Padam, Semangat Menjaga Api Indonesia" , " Harapan dan Kenyataan dalam Pandemi, Cermin Sains dalam Masyarakat Agamis" , "Tantangan Mitigasi Covid-19 di Tengah Masyarakat Komunal, Agamis, namun Pragmatis".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.