Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Kompas.com - 11/07/2020, 05:45 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KOMPAS.com- Awal Juli 2020, seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes) Sempon di Kecamatan Jatisrono, Wonogiri dinyatakan positif Covid-19.

Setelah di-tracing rupanya enam keluarga pengasuh itu juga dinyatakan positif corona.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo yang akrab disapa Jekek menyebut temuan itu sebagai klaster Pondok Sempon.

"Kalau faktanya seperti itu maka bisa disebut klaster pondok (Sempon)," kata Jekek, Jumat (10/7/2020) malam.

Baca juga: Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Pulang dari Demak

Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.Shutterstock Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.
Peristiwa ini bermula ketika pengasuh ponpes yang berusia 51 tahun bepergian ke Demak, Jawa Tengah yang masih berstatus zona merah.

Sepulang dari Demak, pengasuh ponpes tersebut dinyatakan positif Covid-19.

"Kemarin hasil tes swabnya baru ada. Saat ini pak ustaz sementara diisolasi di rumah sakit Wonogiri," kata Jekek.

Baca juga: 6 Keluarga Pengasuh Pondok Pesantren di Wonogiri Positif Covid-19

Ilustrasi Covid-19Shutterstock Ilustrasi Covid-19

Tracing

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan Wonogiri melakukan tracing untuk mencegah penularan Covid-19.

Orang-orang yang berkontak erat dengan pengasuh ponpes itu diperiksa.

Para santri serta pengurus pondok juga menjalani rapid test.

Baca juga: Raih Zona Hijau Corona, Wonogiri Tak Buru-buru Terapkan New Normal

Enam keluarga positif

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona
Dalam pemeriksaan itu, enam orang keluarga pengasuh pondok pesantren dinyatakan positif.

"Enam orang ini merupakan keluarga Pak Ustaz Z yang sebelumnya sudah terkonfirmasi Covid-19 setelah pulang dari Demak," tutur Joko.

Enam pasien positif Covid-19 tersebut tidak menunjukkan gejala seperti demam, panas tinggi maupun sesak napas.

Lantaran tak memiliki penyakit penyerta, enam orang itu menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Kasus-kasus Pasien Positif Corona Tanpa Gejala di Sejumlah Daerah, Ada yang Hanya Merasa Kehausan

46 yang berkontak erat diswab, ponpes diawasi

Menyusul temuan enam orang keluarga pengasuh ponpes positif Covid-19, dinas kesehatan melakukan ujiswab pada 46 orang yang berkontak erat dengan para pasien.

"Karena kondisi khusus, langsung kami swab, tidak di-rapid lagi," kata Jekek.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri pun mengawasi pondok pesantren tersebut. Lebih-lebih lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga.

Aparat desa dan kecamatan dilibatkan dalam pengawasan serta memberi edukasi pada warga.

Sedangkan ratusan santri ponpes itu juga menjalani isolasi. Mereka harus mengarantina diri selama dua pekan.

Sumber: Kompas.com (Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi | Editor: Dony Aprian, Teuku Muhammad Valdy Arief)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
Sehari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Seorang Dokter Ditemukan Tewas

Sehari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Seorang Dokter Ditemukan Tewas

Regional
Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman di Aceh

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman di Aceh

Regional
Kepala Bapenda Jateng Tavip Supriyanto Meninggal Dunia

Kepala Bapenda Jateng Tavip Supriyanto Meninggal Dunia

Regional
Bermodal Foto Artis Korea di Google, Pria Ini Menipu dan Ancam Sebar Foto Bugil Korban

Bermodal Foto Artis Korea di Google, Pria Ini Menipu dan Ancam Sebar Foto Bugil Korban

Regional
4 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sebuah Puskesmas di Sumba Timur Ditutup

4 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sebuah Puskesmas di Sumba Timur Ditutup

Regional
Alasan Siswi Non-Muslim Diwajibkan Pakai Jilbab, Mantan Wali Kota Padang: Ini Kearifan Lokal

Alasan Siswi Non-Muslim Diwajibkan Pakai Jilbab, Mantan Wali Kota Padang: Ini Kearifan Lokal

Regional
Universitas Lampung Tunda Penyelenggaraan KKN Lapangan

Universitas Lampung Tunda Penyelenggaraan KKN Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X