PPDB 2020, Jumlah Calon Siswa SMA Swasta Semarang Merosot hingga 60 Persen

Kompas.com - 10/07/2020, 15:10 WIB
Gedung cagar budaya, SMA Ibu Kartini Semarang di Jalan Sultan Agung Nomor 77 Semarang KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGedung cagar budaya, SMA Ibu Kartini Semarang di Jalan Sultan Agung Nomor 77 Semarang

SEMARANG, KOMPAS.com - Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta di Kota Semarang mengalami penurunan jumlah siswa baru sebanyak 60 persen pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020.

Bahkan beberapa SMA Swasta memutuskan untuk tidak membuka pendaftaran PPDB dan terancam tutup lantaran tidak ada calon siswa yang berminat mendaftar.

Ketua Asosiasi Kepala Sekolah Swasta Kota Semarang Untung Cahyono mengungkapkan, berkurangnya minat calon peserta didik baru di SMA Swasta ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang menerapkan sistem zonasi untuk SMA/SMK Negeri.

Baca juga: Ganjar Curhat soal PPDB Jateng: Kami Dibombardir Habis-habisan

" SMA swasta yang golongan menengah ke bawah jadi bermasalah dengan adanya aturan zonasi. Kalau SMK-nya memang tidak berpengaruh bahkan terisi penuh. Tapi peminat SMA-nya berkurang banyak sekali. Ada yang kuotanya terisi tiga kelas, sekarang jadi dua kelas, ada sembilan kelas jadi tujuh kelas," jelas Untung saat dihubungi, Jumat (10/7/2020).

Menurut Untung, 50 persen dari jumlah total 58 SMA Swasta di Semarang telah mengalami penurunan siswa didik sekitar 60 persen.

Bahkan pada tahun ini terdapat beberapa SMA Swasta yang tak menerima peserta didik lantaran tak ada calon siswa yang mendaftar.

Baca juga: Serangkaian Masalah PPDB Jateng dalam Catatan Ganjar

"Ada dua SMA yang tahun ini tidak menerima murid baru. Memang sudah tidak buka kelas 10 jadi menghabiskan siswanya yang lama dari kelas 11 dan 12. Rencananya SMA itu akan beralih fungsi seperti di SMA Kartini dan SMA Gita Bahari," katanya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X