KILAS DAERAH

Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Kompas.com - 10/07/2020, 14:50 WIB
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, dalam kegiatan penyerahan bantuan alsintan, di Desa Saptamarga Kecamatan Sukamaju, Selasa (7/7/2020). DOK. Humas Pemkab Luwu UtaraBupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, dalam kegiatan penyerahan bantuan alsintan, di Desa Saptamarga Kecamatan Sukamaju, Selasa (7/7/2020).

KOMPAS.com - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP) mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 dan perang dagang saat ini, sektor pertanian Luwu Utara berhasil mencapai surplus beras.

"Hingga Mei 2020, Luwu Utara masih surplus beras 34.477,89 ton,” kata Indah, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Meski tidak sebesar surplus beras 2019 yang mencapai 90.601,75 ton, capaian tahun ini termasuk luar biasa mengingat kondisi yang sedang tidak normal.

“Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Luwu Utara termasuk tinggi, yaitu 7,11 persen. Sebanyak 52 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) disumbang sektor pertanian," ujar IDP.

Hal tersebut dikatakan Indah, saat menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan), di Desa Saptamarga, Kecamatan Sukamaju, Luwu Utara, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Pemkab Luwu Utara Gelar Peremajaan Kelapa Sawit untuk Tingkatkan Produktivitas

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara memang sedang berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, khususnya tanaman pangan.

Penyerahan alsintan berupa traktor, pompa air, power thresser, irigasi tanah dangkal, dam parit, combine, Rice Milling Unit (RMU), dan pintu air, merupakan salah satu cara untuk mendobrak semangat petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Tak hanya itu, Pelaksana tugas (Plt) Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) Rusydi Rasyid mengatakan, Pemkab Luwu Utara juga bekerja sama dengan Pemerintah Taiwan dan Universitas Hasanuddin, untuk melaksanakan penangkaran benih padi.

Kemudian, program Upaya Khusus (Upsus) Luas Tambah Tanam (LTT), Serap Gabah Petani (Sergap), serta pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian juga terus dilakukan untuk memotivasi perwujudan kedaulatan pangan.

Baca juga: Indeks Pembangunan 17 Desa Meningkat, Luwu Utara Bebas dari Desa Sangat Tertinggal

“Kita bisa meningkatkan produksi pertanian dengan berbagai kegiatan pro petani, termasuk penerapan 10 paket teknologi pertanian,” kata Rusydi.

Asal tahu saja, selain surplus beras, saat ini Luwu Utara masih bisa memproduksi 104.363,52 ton gabah kering panen (GKP) atau 86,561,01 ton Gabah Kering Giling (GKG), dengan produktivitas 5,56 ton per ha.

Menurut data TPHP Kabupaten Luwu Utara, hingga Mei 2020, luas tanam di Luwu Utara pun sudah mencapai 21.427,10 ha dengan luas panen 19.715,60 ha.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Pranowo: Cornelis Lay Senior Sekaligus Guru

Ganjar Pranowo: Cornelis Lay Senior Sekaligus Guru

Regional
Nadine, Bayi Usia 6 Bulan yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Nadine, Bayi Usia 6 Bulan yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Regional
UPDATE 5 Agustus : Bertambah 15, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Ada 597

UPDATE 5 Agustus : Bertambah 15, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Ada 597

Regional
Sehari Dirawat, Pasien Positif Corona Meninggal di RSUD Ambon

Sehari Dirawat, Pasien Positif Corona Meninggal di RSUD Ambon

Regional
Bupati Pemalang Sembuh dari Covid-19, Kuncinya Semangat dan Bahagia

Bupati Pemalang Sembuh dari Covid-19, Kuncinya Semangat dan Bahagia

Regional
Pilkada Jember, Partai Demokrat Dukung Pasangan Hendy-Gus Firjaun

Pilkada Jember, Partai Demokrat Dukung Pasangan Hendy-Gus Firjaun

Regional
Buka Pariwisata untuk Turis Domestik, Bali Fokus Bangun Kepercayaan Wisatawan

Buka Pariwisata untuk Turis Domestik, Bali Fokus Bangun Kepercayaan Wisatawan

Regional
Haru Pasangan yang Tinggal dengan Kambing Kala Rumahnya Direnovasi TNI

Haru Pasangan yang Tinggal dengan Kambing Kala Rumahnya Direnovasi TNI

Regional
Jalan Lintas Rokan Hulu-Bengkalis Rusak Parah, Warga: Kalau Panas Penuh Debu, Jika Hujan Berlumpur

Jalan Lintas Rokan Hulu-Bengkalis Rusak Parah, Warga: Kalau Panas Penuh Debu, Jika Hujan Berlumpur

Regional
Sekolah di Tangerang Raya Aktif Mulai September 2020, Ini Tahapannya

Sekolah di Tangerang Raya Aktif Mulai September 2020, Ini Tahapannya

Regional
Dokter RSUD Kota Madiun Positif Covid-19, 30 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Dokter RSUD Kota Madiun Positif Covid-19, 30 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Regional
Seminggu Karantina Mandiri, Kepala BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19

Seminggu Karantina Mandiri, Kepala BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19

Regional
Peredaran Narkoba di Jabar Naik 200 Persen Saat Pandemi Covid-19

Peredaran Narkoba di Jabar Naik 200 Persen Saat Pandemi Covid-19

Regional
Diduga Terbebani Biaya Nikah, Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Sempat Hubungi Calon Istri

Diduga Terbebani Biaya Nikah, Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Sempat Hubungi Calon Istri

Regional
Sekolah Swasta Ingin Terapkan Belajar Tatap Muka, Ini Jawaban Pemkot Ambon

Sekolah Swasta Ingin Terapkan Belajar Tatap Muka, Ini Jawaban Pemkot Ambon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X