Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Kompas.com - 10/07/2020, 13:54 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona Shutterstock/Anton27Ilustrasi virus corona, Covid-19, pasien virus corona

SURABAYA, KOMPAS.com- Batas waktu yang diberikan Presiden Joko Widodo bagi Pemprov Jawa Timur untuk menurunkan angka positif Covid-19 telah habis.

Perintah itu disampaikan Jokowi saat datang ke Jatim pada 25 Juni.

Saat itu, Jokowi juga menyinggung soal Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik) sebagai daerah penyumbang Covid-19 di Jatim lebih dari 50 persen.

Lalu, bagaimana kondisi kasus corona di Surabaya kini?

Baca juga: Waktu yang Diberikan Jokowi Habis, Bagaimana Tren Kasus Covid-19 di Jatim Selama 2 Pekan?

Dua pekan berlalu, Kota Surabaya masih menjadi daerah penyumbang terbanyak angka kasus positif Covid di Jatim.

Hingga Kamis (9/7/2020) malam, jumlah kasus pasien positif Covid-19 tercatat ada 6.781 kasus, setelah bertambah 100 kasus.

Kompas.com mencoba mengonfirmasi perihal deadline Jokowi ke Pemkot Surabaya.

Sayang, Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Pemkot Surabaya M Fikser enggan memberikan tanggapan.

Baca juga: Bertemu Pemuda Tak Pakai Masker di Kedai Kopi, Risma: Ayo Kamu Push Up

Fikser hanya menjelaskan perihal upaya Pemkot Surabaya dalam menekan kasus Covid di "Kota Pahlawan".

Selama dua pekan, petugas gencar melakukan razia terhadap warga yang tak mematuhi protokol kesehatan. 

"Jadi operasi seperti harus pakai masker sering kami lakukan. Semua OPD turun ke lapangan memberikan masker, mengedukasi masyarakat," kata Fikser kepada Kompas.com, saat dihubungi Kamis (9/7/2020) malam.

"Bahkan, kelurahan, kecamatan, juga melakukan hal yang sama di ruang publik, baik di pasar, warung kopi, taman, di mal, dan tempat di mana warga berkumpul," tutur Fikser menambahkan.

Selain gencar melakukan razia, sanksi yang diberikan terhadap pelanggar protokol kesehatan dinilai lebih tegas.

Misalnya, para pelanggar langsung dibawa ke lingkungan pondok sosial yang bertugas memberi makan ODGJ, menyapu jalan, dan penyitaan KTP.

Namun, Fikser enggan menanggapi apakah sanksi yang diberikan sudah berjalan efektif untuk membuat warga sadar dan mau mematuhi anjuran pemerintah.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Ogan Ilir Sembuh dari Covid-19

Bupati Ogan Ilir Sembuh dari Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo: Cornelis Lay Senior Sekaligus Guru

Ganjar Pranowo: Cornelis Lay Senior Sekaligus Guru

Regional
Nadine, Bayi Usia 6 Bulan yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Nadine, Bayi Usia 6 Bulan yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Regional
UPDATE 5 Agustus : Bertambah 15, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Ada 597

UPDATE 5 Agustus : Bertambah 15, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Ada 597

Regional
Sehari Dirawat, Pasien Positif Corona Meninggal di RSUD Ambon

Sehari Dirawat, Pasien Positif Corona Meninggal di RSUD Ambon

Regional
Bupati Pemalang Sembuh dari Covid-19, Kuncinya Semangat dan Bahagia

Bupati Pemalang Sembuh dari Covid-19, Kuncinya Semangat dan Bahagia

Regional
Pilkada Jember, Partai Demokrat Dukung Pasangan Hendy-Gus Firjaun

Pilkada Jember, Partai Demokrat Dukung Pasangan Hendy-Gus Firjaun

Regional
Buka Pariwisata untuk Turis Domestik, Bali Fokus Bangun Kepercayaan Wisatawan

Buka Pariwisata untuk Turis Domestik, Bali Fokus Bangun Kepercayaan Wisatawan

Regional
Haru Pasangan yang Tinggal dengan Kambing Kala Rumahnya Direnovasi TNI

Haru Pasangan yang Tinggal dengan Kambing Kala Rumahnya Direnovasi TNI

Regional
Jalan Lintas Rokan Hulu-Bengkalis Rusak Parah, Warga: Kalau Panas Penuh Debu, Jika Hujan Berlumpur

Jalan Lintas Rokan Hulu-Bengkalis Rusak Parah, Warga: Kalau Panas Penuh Debu, Jika Hujan Berlumpur

Regional
Sekolah di Tangerang Raya Aktif Mulai September 2020, Ini Tahapannya

Sekolah di Tangerang Raya Aktif Mulai September 2020, Ini Tahapannya

Regional
Dokter RSUD Kota Madiun Positif Covid-19, 30 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Dokter RSUD Kota Madiun Positif Covid-19, 30 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Regional
Seminggu Karantina Mandiri, Kepala BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19

Seminggu Karantina Mandiri, Kepala BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19

Regional
Peredaran Narkoba di Jabar Naik 200 Persen Saat Pandemi Covid-19

Peredaran Narkoba di Jabar Naik 200 Persen Saat Pandemi Covid-19

Regional
Diduga Terbebani Biaya Nikah, Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Sempat Hubungi Calon Istri

Diduga Terbebani Biaya Nikah, Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Sempat Hubungi Calon Istri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X