Kompas.com - 10/07/2020, 11:37 WIB
Lima pemuda datang dari luar kota untuk menculik seorang pemuda asal Kapanewon (kecamatan) Lendah, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Mereka menganiaya pemuda itu lantaran dianggap sudah menggelapkan motor milik salah satu penculik. Keluarga korban tidak terima dan melaporkan ke polisi aksi penculikan hingga menyebabkan penganiayaan ini. KOMPAS.COM/DANI JULIUSLima pemuda datang dari luar kota untuk menculik seorang pemuda asal Kapanewon (kecamatan) Lendah, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Mereka menganiaya pemuda itu lantaran dianggap sudah menggelapkan motor milik salah satu penculik. Keluarga korban tidak terima dan melaporkan ke polisi aksi penculikan hingga menyebabkan penganiayaan ini.

KULON PROGO, KOMPAS.com – Reserse Kriminal Polres Kulon Progo menangkap tiga laki-laki dan dua perempuan atas aksi penculikan yang disertai penganiayaan pada Nyoto Riyadi (24 tahun) asal Kalurahan (desa) Bumirejo, Kapanewon (kecamatan) Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain kelima orang itu polisi juga masih memburu tiga lainnya karena terlibat kasus ini.

Para pelaku tidak hanya menculik tetapi juga mengeroyok Nyoto hingga mengakibatkan luka berat dan dirawat di RSU Prambanan.

“Kami menangani dan mengungkap perkara penculikan atau secara bersama melakukan kekerasan pada orang atau penganiayaan,” kata Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, Ajun Komisaris Polisi Munarso dalam keterangan pers di Polres Kulon Progo, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Cerita Komunitas Serambi Tau Macca Sebar Minta Baca ke Pelosok, Pernah Dikira Hendak Culik Anak-anak

Kelima orang itu semuanya asal Sleman, terdiri dua perempuan dan tiga laki-laki. Yang perempuan, Syafila (24) yang seorang karyawan swasta asal Ngaglik dan mahasiswi bernama Cindy (24) asal Depok.

Sedangkan tiga yang lain, Riyan (24) asal Mlati, Guntur (21) asal Ngaglik, dan Arif (29) asal Trinadi. Tiga orang yang buron adalah MR, DM dan HS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mereka (korban dan pelaku) semua ini sebenarnya saling kenal sebagai teman-teman kerja serabutan,” kata Munarso.

Kasus penculikan pada Nyoto yang disertai penganiayaan rupanya berlatar belakang pencurian. Nyoto dianggap telah menggelapkan motor milik Syafila yang dipinjamnya pada malam Lebaran lalu.

“Ingin mencari sepeda motor milik tersangka S ini yang sudah diambil oleh korban. Jadi motifnya bukan balas dendam. Jengkel iya. Semacam main hakim sendiri,” kata Munarso.

Untuk menemukan Nyoto, Syafila melibatkan banyak orang. Termasuk Cindy, temannya, demi mendekati Nyoto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X