Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Kompas.com - 10/07/2020, 09:38 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual  Ilustrasi pelecehan seksual

PADANG, KOMPAS.com - Seorang duda berinisial H berusia 40 tahun di Kabupaten Kepulauan Mentawai ditangkap oleh polisi karena hendak memperkosa gadis berinisial A (16 tahun) yang sedang mandi.

"Kejadiannya pada Senin (6/7/2020) kemarin. Setelah mendapat laporan pihak kepolisian langsung bergerak dan menangkap pelaku, " ujar Wakil Kepala Polsek Sikakap Kabupaten Mentawai Ipda Yanuar melalui telepon, Kamis(9/7/2020).

Saat menangkap pelaku, pihak kepolisian tidak menemukan kesulitan dan tanpa perlawanan dari pelaku.

Baca juga: Menginap di Rumah Mertua, Seorang Ibu Hampir Diperkosa Tetangga, Pelaku Tawarkan Uang Rp 500.000

"Saat ditangkap pelaku mengakui semua perbuatannya," sebutnya.

Dijelaskan Yanuar kronologi kejadiannya berawal dari korban yang sedang mandi di bak penampungan air di depan rumahnya, kebetulan pelaku sedang lewat di depan rumah korban.

"Saat melihat korban sedang mandi-mandi, pelaku langsung mendatangi korban dan menggerayangi tubuh korban dan menindihnya. Korban mencoba melawan pelaku dan berteriak minta tolong. Korban berhasil melarikan diri," sambungnya.

Baca juga: Istri Mantan Anggota DPRD Hampir Diperkosa Saat Berjualan Nasi

Tidak terima dengan perlakuan pelaku, korban bersama keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Korban sendiri saat mandi masih menggunakan pakaian. Pelaku dan korban sendiri masih bertetangga. Pelaku menyebutkan menyukai korban. Karena sebelumnya sudah sering merayu korban dengan mengatakan korban cantik," sebutnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasutri Temukan Sapinya Mati Tak Wajar, Diduga Dimangsa Kawanan Harimau

Pasutri Temukan Sapinya Mati Tak Wajar, Diduga Dimangsa Kawanan Harimau

Regional
Botol yang Dikocok Meledak, Dua Bocah SD Terluka, Satu Jari Putus

Botol yang Dikocok Meledak, Dua Bocah SD Terluka, Satu Jari Putus

Regional
Terima 3 Laporan, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik

Terima 3 Laporan, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik

Regional
Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Regional
PNS Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Banyumas Divonis 3,5 Bulan Penjara

PNS Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Banyumas Divonis 3,5 Bulan Penjara

Regional
Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Regional
Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Regional
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

Regional
Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Regional
Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Regional
Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X