Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 10/07/2020, 08:13 WIB
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin berbicara dengan AZ (20), pelaku yang membuang bayi hasil hubungan gelapnya dengan WJ, Kamis (9/7/2020) malam. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin berbicara dengan AZ (20), pelaku yang membuang bayi hasil hubungan gelapnya dengan WJ, Kamis (9/7/2020) malam.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Sepasang kekasih masing-masing berinisial AZ (20) dan WJ (30) ditangkap aparat kepolisian, Kamis (9/7/2020) malam.

Keduanya diduga membuang bayi hasil hubungan di luar nikah ke tempat pembuangan sampah di Jalan Parit Haji Husein II, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.  

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin mengatakan, kedua pelaku masing-masing ditangkap di tempat berbeda dan mereka mengakui perbuatannya.

“Saat ini keduanya masih dalam pemeriksaan dan pengembangan,” kata Komarudin kepada wartawan, Kamis malam.

Temukan petunjuk dari dokumen

Komarudin menceritakan, kasus tersebut bermula saat seorang warga menemukan sesosok bayi dalam keadaan meninggal dunia.

Bayi itu terbungkus kantong plastik di dalam tempat pembuangan sampah. Oleh warga, temuan itu dilaporkan ke kepolisian.   

Baca juga: Polisi Tangkap Pemuda yang Buang Bayi ke Sungai di Cianjur

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) di lapangan, penyidik menemukan sebuah dokumen yang memuat nama, alamat dan nomor telepon seseorang.

Dokumen tersebut ditemukan berada di dalam kantong plastik yang sama dengan mayat bayi.  

“Nama di alamat dalam dokumen itu kita telusuri dan datangi. Dari keterangan orang itu, orangtua si bayi mengarah kepada seorang perempuan berinisial WJ (30), seorang pekerja rumah tangga di indekos dan kafe miliknya,” ujar Komarudin.    

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gas Beracun Proyek Geothermal Sebabkan 5 Warga Tewas, PT SMGP: Kami Sangat Menyesal...

Gas Beracun Proyek Geothermal Sebabkan 5 Warga Tewas, PT SMGP: Kami Sangat Menyesal...

Regional
Takut Video Berpelukan dengan Pria Diadukan ke Ibu, Siswi SMP Malah Diperkosa Tetangga

Takut Video Berpelukan dengan Pria Diadukan ke Ibu, Siswi SMP Malah Diperkosa Tetangga

Regional
Bus Mogok Raib Digondol Maling, Didorong Para Pelaku hingga Mesin Menyala

Bus Mogok Raib Digondol Maling, Didorong Para Pelaku hingga Mesin Menyala

Regional
Puluhan Eks Anggota FPI di Sumsel Bergabung ke GP Ansor

Puluhan Eks Anggota FPI di Sumsel Bergabung ke GP Ansor

Regional
PPKM Jilid II, Warga Luar Kota yang Akan Masuk Cilacap Wajib Kantongi Surat Bebas Covid-19

PPKM Jilid II, Warga Luar Kota yang Akan Masuk Cilacap Wajib Kantongi Surat Bebas Covid-19

Regional
Video Viral Pemuda Pukul dan Tendang Rombongan Pengendara Motor, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Pemuda Pukul dan Tendang Rombongan Pengendara Motor, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Fan Artis Tiktok Berkerumun dan Tak Jaga Jarak, Manajemen Viens Boys: Kami Minta Maaf

Fan Artis Tiktok Berkerumun dan Tak Jaga Jarak, Manajemen Viens Boys: Kami Minta Maaf

Regional
5 Korban Tewas Keracunan Gas Geothermal di Mandailing Natal Dimakamkan, Pemkab Beri Santunan

5 Korban Tewas Keracunan Gas Geothermal di Mandailing Natal Dimakamkan, Pemkab Beri Santunan

Regional
Lokasi Penampungan TKI Ilegal Digerebek, 6 Orang Berhasil Diselamatkan

Lokasi Penampungan TKI Ilegal Digerebek, 6 Orang Berhasil Diselamatkan

Regional
Gelapkan Uang SPP Siswa Rp 90 Juta, Bendahara Sekolah di Banjarmasin Ditangkap

Gelapkan Uang SPP Siswa Rp 90 Juta, Bendahara Sekolah di Banjarmasin Ditangkap

Regional
Bapak Cabuli Anak Tiri hingga Hamil, Korban Diperkosa Saat Ibu Pergi Kerja

Bapak Cabuli Anak Tiri hingga Hamil, Korban Diperkosa Saat Ibu Pergi Kerja

Regional
Duduk Perkara Kasus Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Terbongkar Berkat Laporan Seorang Pengacara

Duduk Perkara Kasus Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Terbongkar Berkat Laporan Seorang Pengacara

Regional
Kota Serang Jadi Zona Merah Pertama Kalinya, Pemkot Batasi Kegiatan Masyarakat

Kota Serang Jadi Zona Merah Pertama Kalinya, Pemkot Batasi Kegiatan Masyarakat

Regional
Banjir Kalsel Berangsur Surut, Puluhan Pengungsi Mulai Pulang ke Rumah

Banjir Kalsel Berangsur Surut, Puluhan Pengungsi Mulai Pulang ke Rumah

Regional
PPKM di Jatim Diperpanjang 2 Pekan, Berlaku untuk 17 Daerah Zona Merah Covid-19

PPKM di Jatim Diperpanjang 2 Pekan, Berlaku untuk 17 Daerah Zona Merah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X