Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Lantai 3, Diduga Depresi karena Tak Kunjung Sembuh

Kompas.com - 10/07/2020, 05:24 WIB
Warga menunjukkan lantai 3 RSUD Sunan Kalijaga Kabupaten Demak, Jawa Tengah tempat pasien PDP melompat dari ruang ia diisolasi, Kamis (9/7/2020). DOKUMEN POLRES DEMAKWarga menunjukkan lantai 3 RSUD Sunan Kalijaga Kabupaten Demak, Jawa Tengah tempat pasien PDP melompat dari ruang ia diisolasi, Kamis (9/7/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, yang dirawat di ruang isolasi RSUD Sunan Kalijaga, Demak, Jawa Tengah, tewas setelah lompat dari lantai 3, Rabu (8/7/2020) dini hari.

Korban diketahui berinisial M (37), warga Kecamatan Dempet, Demak.

Belum diketahui pasti alasan korban nekat melompat dari lantai 3 tersebut.

Namun kuat dugaan karena depresi, lantaran tak kunjung sembuh saat diisolasi di rumah sakit.

Kabid Rekam Medis RSUD Sunan Kalijaga, dr Abdurrahman mengatakan, sebelum kejadian itu korban diketahui sempat beberapa kali memaksa untuk pulang.

Baca juga: Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Tapi karena pasien tersebut masih mengeluhkan sesak napas dan perlu mendapat perawatan medis, permintaan itu tidak dapat dipenuhi.

"Beberapa kali ia bersikukuh ingin pulang, karena masih sesak napas dengan terpasang alat bantu pernapasan, maka kami tidak memperbolehkan," kata Abdurrahman saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Kamis (9/7/2020).

"Pasien Covid-19 yang lama dirawat biasanya kesadaran menurun lantaran proses hipoksia atau sesak napas. Sehingga yang dilakukan terkadang di luar kesadaran. Kemungkinan depresi," tambahnya.

Menurutnya, korban mulai dirawat di rumah sakit itu pada Selasa (30/6/2020).

Baca juga: Latihan Silat Berujung Maut, Korban Tewas akibat Benturan di Kepala

Saat menjalani perawatan di ruang isolasi lantai 3 itu, korban diketahui masih masih mengenakan infus dan alat bantu pernapasan karena sesak napas yang dideritanya.

Sebelum kejadian itu, petugas sempat curiga karena mendengar suara berisik dari kamar korban.

Setelah dicek, ternyata korban sudah melompat dari lantai 3 tersebut.

"Bunyi brak brakkkk, petugas kami masuk dan dia sudah loncat dari balkon. Teralis besi jendela dijebolnya," terang Abdurrahman.

Penulis : Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho | Editor : Khairina



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X