3 Pedagang Positif Corona, 2 Pasar Tradisional di Bantul Ditutup Sementara

Kompas.com - 09/07/2020, 19:04 WIB
Ilustrasi virus corona untuk anak-anak, diambil dari buku #COVIBOOK karya Manuela Molina. Manuela MolinaIlustrasi virus corona untuk anak-anak, diambil dari buku #COVIBOOK karya Manuela Molina.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Yogyakarta, menutup sementara dua pasar tradisional sejak tanggal 10 Juli sampai 12 Juli 2020.

Kepala Dinas Perdagangan Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan, penutupan kedua pasar menyusul 2 pedagang Pasar Sungapan dan 1 pedagang Pasar Sorobayan terkonfirmasi positif corona.

Baca juga: Ini Penampakan Sapi Kurban 940 Kg yang Dibeli Jokowi Seharga Rp 87 Juta dari Bantul

Kedua pasar mulai dibuka kembali pada tanggal 13 Juli 2020 mendatang.

"Siang ini (Kamis 9/7/2020) sampai besok (Jumat 10/7/2020) disemprot disinfektan oleh BPBD, terus dari tanggal 10 sampai tanggal 12 Juli 2020 kedua Pasar ditutup sementara," kata Sukrisna saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon Kamis

Dia menduga para pedagang tertular dari lingkungan tempat tinggal dan terkait dengan klaster sebelumnya.

Baca juga: Warga Bantul yang Kembali dari Surabaya Diminta Lapor dan Ikut Rapid Test

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso menjelaskan, ketiga orang tersebut diketahui positig setelah dilakukan rapid test masal beberapa waktu lalu.

Ketiga pedagang pasar yang positif itu merupakan orang tanpa gejala (OTG).

Pihaknya kini mentracing siapa saja yang berkontak erat dengan ketiga pedagang tersebut.

"Tiga pedagang itu hasil rapid test pasar," ucap dr Oki panggilan akrab Sri Wahyu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Regional
Diperiksa Polisi karena Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx Upayakan Mediasi

Diperiksa Polisi karena Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx Upayakan Mediasi

Regional
Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Regional
Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Regional
Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Regional
Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Regional
Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Regional
Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Regional
Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Regional
Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx: Itu Murni Kritikan

Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx: Itu Murni Kritikan

Regional
Detik-detik Dosen Tikam Mahasiswi Pacarnya hingga Tewas karena Lamaran Ditolak

Detik-detik Dosen Tikam Mahasiswi Pacarnya hingga Tewas karena Lamaran Ditolak

Regional
Detik-detik 3 Mobil Polisi Kecelakaan Beruntun Setelah Pulang Kawal Pemakaman Jenazah Covid-19

Detik-detik 3 Mobil Polisi Kecelakaan Beruntun Setelah Pulang Kawal Pemakaman Jenazah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X