Sertifikat Tanah Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Ditargetkan Terbit Bulan Ini

Kompas.com - 09/07/2020, 16:57 WIB
Kepala Kantor Kementerian Agama Solo, Mustain Ahmad di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/7/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Kantor Kementerian Agama Solo, Mustain Ahmad di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/7/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Jawa Tengah menargetkan sertifikat tanah pembangunan masjid hadiah Pangeran Abu Dhabi, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan untuk Presiden Jokowi terbit bulan ini.

Diketahui, tanah untuk pembangunan masjid hadiah Pangeran Abu Dhabi tersebut menempati lahan bekas depo milik Pertamina di Kampung Gilingan, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo.

"Kami beberapa kali sudah melakukan koordinasi dengan Kantor Pertanahan Solo. Target kita bulan ini sudah terbit sertifikat (tanah)," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Solo, Musta'in Ahmad di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

"Jadi, ini dulu adalah HGU (hak guna usaha) Pertamina. Kemudian dilepas untuk dipakai oleh Kementerian Agama dan proses sertifikat mudah-mudahan tidak sampai akhir bulan ini selesai. Proses administrasinya sudah selesai ini tinggal pengukuran tanah," sambung Musta'in.

Masjid didesain hampir mirip Sheikh Zayed Grand Mosque Abu Dhabi tersebut dibangun di atas tanah seluas tiga hektare atau 30.000 meter persegi.

Pembangunan masjid yang dilengkapi dengan Islamic Center tersebut dimulai pada Desember 2020 dengan ditandai peletakan batu pertama pembangunan (groundbreaking).

"Karena pembangunannya ini sangat detail mungkin pembangunannya butuh waktu dua tahun. Pembangunan secara fisik diperkirakan 1,5 tahun sudah selesai," tambah Utusan Dubes RI untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis, Setyo Wisnu Broto.

Baca juga: Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Sebagai tahap pertama pembangunan, pihaknya melakukan pengukuran arah kiblat masjid.

Proses pengukuran ini melibatkan unsur Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, NU dan Tim Falakiyah Kemenag RI.

"Kita hari ini menentukan arah kiblat. Kami mengundang tokoh Muhamamdiyah, NU, MUI, agar semuanya di sini tidak ada simpang siur. Kita tahu masyarakat Indonesia itu majemuk. Biar nanti tidak salah dalam penentuan arah kiblat masjid," tutur Wisnu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X