Terungkap, Mobil Kaca Pecah yang Ditinggal Ternyata Milik Residivis Narkoba yang Dikejar Polisi

Kompas.com - 09/07/2020, 16:51 WIB
Mobil Honda Brio yang ditinggal oleh pemiliknya, mobil ini terdapat bekas tembakan BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMMobil Honda Brio yang ditinggal oleh pemiliknya, mobil ini terdapat bekas tembakan

JEMBER, KOMPAS.com – Pemilik mobil Honda Brio yang terdapat bekas tembakan dan kaca pecah lalu ditinggal di rumah warga terungkap.

Pelakunya merupakan residivis narkotika yang melarikan diri saat hendak transaksi narkotika pada Senin 9 Juli 2020 lalu.

“Ada transaksi narkotika jenis sabu yang akan dilakukan oleh tersangka dengan sistem ranjau,” kata Kasatresnarkoba Polres Jember, AKP Dika Hadiyan saat konferensi pers di Mapolres Jember, Kamis (9/7/2020).

Dia mengatakan, petugas Satresnarkoba membuntuti hingga mengejar tersangka yang berjumlah dua orang itu.

Baca juga: Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

 

Setiba di lampu merah Kaliputih, Kecamatan Rambipuji, petugas melakukan upaya penghadangan dan penangkapan.

Namun, tersangka melakukan perlawanan dengan cara menabrak kendaraan petugas dan warga.

Bahkan, juga menabrak dua petugas hingga mengalami luka. Satu petugas masih dirawat di RS karena luka di kepala.

“Kami juga sudah memberikan tembakan peringantan dan ke arah mobil, tapi tidak digubris,” ujar dia.

Setelah itu, tersangka melarikan diri ke arah kota. Dalam pelarian itu, tersangka menghamburkan barang bukti berupa sabu-sabu dan tas.

“Kesulitan kami kemarin hujan lebat, jalan tergenang air, akhirnya hanya menemukan tas yang berisi sabu-sabu, pipet dan timbangan,” tutur dia.

Setiba di wilayah kota, anggota Satreskoba kehilangan jejak tersangka.

Lalu, beberapa jam kemudian, mendapatkan informasi dari warga ada mobil yang ditinggalkan begitu saja dan dititipkan pada warga perumahan Kodim. 

Setelah itu, tersangka berjalan ke rumah warga dan meminta bantuan warga untuk pesan kendaraan melalui aplikasi transportasi online.

Kepada pengemudi online, tersangka meminta untuk diantar ke Secaba. Namun, sebelum sampai Secaba, minta untuk diturunkan di pusat belanja.

Baca juga: Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

“Tersangka yang kami monitor dengan keterangan warga dan saksi, identitasnya sinkron sesuai TO,” ujar dia.

Identitas itu diperkuat dengan adanya rekaman CCTV saat turun dari transportasi online.

Ternyata, tersangka merupakan residivis yang sudah empat kali masuk penjara, mulai tahun 2005, 2008, 2010 dan 2018.

Satreskoba tidak menyebut identitas lengkap tersangka karena khawatir semakin lari menjauh.

Sebab, sekarang masih dilakukan pengejaran di sekitar wilayah Tapalkuda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X