Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/07/2020, 10:51 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Vanny Yulianita (18) warga Jalan Gotong Royong, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang ditemukan tewas di sebuah kamar penginapan pada Selasa (7/7/2020).

Mirisnya, ia ditemukan satu hari sebelum ulang tahun. Vanny seharusnya merayakan ulang tahunnya ke-18 tahun pada Rabu (8/7/2020).

Mayat Vanny ditemukan pertama kali oleh Dandi (20) pegawai kebersihan penginapan tersebut di kamar 204.

Dani bercerita jik penghuni kamar 204 seharusnya cek out pada Selasa siang. Namun saat akan membersihkan kamar, Dandi mendengar ada suara air yang menyala dari kamar tersebut.

Baca juga: Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Karena curiga, ia kemudian meminjam kunci cadangan dan bersama pemilik penginapan, mereka membuka kamar tersebut.

Saat masuk Dandi melihat ada sepatu yang terletak di atas lemari. Ia kemudian mengambil sepatu dan akan menurunkannya di lantai.

Di waktu yang bersamaan, ia melihat ada tangan keluar dari bawah rajang. Saat dicek ada mayat perempuan yang diketahui sebagai Vanny dengan posisi terlentang di bawah ranjang.

"Saya kaget melihat tangan kelur dari bawah ranjang ketika saya ingin meletakan sepatu itu di bawah terlihat ada cewek sedang dalam posisi terlentang," katanya Selasa (7/7/2020).

Baca juga: 3 Penginapan Murah di Bali yang Instagramable, Cuma Rp 200.000

Dari hasik pemeriksaan polisi, ditemukan tanda kekerasan di bagian wajah dan luka jeratan di leher. Polisi memastikan tidak ada luka akibat senjata tajam di tubuh Vanny.

Jenazah Vanny lalu dibawa ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara.

Indah, ibunda Fani tak menyangka putrinya itu tewas setelah sehari sebelumnya meninggalkan rumah.

"Anakku besok (8/7/2020) ulang tahun. Kenapa dia kemarin dibiarkan pergi," ujar Indah sambil menangis histeris saat berada di RS Bhayangkara, Selasa (7/7/2020) malam.

Baca juga: Gadis 18 Tahun Tewas di Bawah Ranjang Penginapan Diduga Akibat Dijerat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.