Bawaslu Jatim: Bansos Covid-19 Rawan Dipolitisasi Calon Petahana

Kompas.com - 09/07/2020, 07:20 WIB
Ilustrasi Pilkada KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi Pilkada

SURABAYA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur menyatakan, penyaluran bantuan sosial pemerintah untuk warga terdampak pandemi Covid-19 rawan disalahgunakan kepala daerah yang hendak maju dalam pilkada serentak.

" Bansos Covid-19 rawan dipolitisasi atau sangat mungkin digunakan sebagai komoditas kampanye oleh petahana, ini termasuk kategori kerawanan," kata Ketua Bawaslu Jawa TImur Mohamad Amin ketika dikonfirmasi, Rabu (8/7/2020).

Baca juga: Kronologi Penangkapan Seluruh Terduga Pemerkosa Ibu Muda di Bangkalan

Sebanyak 19 kabupaten atau kota di Jawa Timur menyelenggarakan pilkada pada 9 Desember 2020.

Dari jumlah itu, sembilan kabupaten atau kota memiliki calon petahana atau kepala daerah yang kembali maju dalam pilkada, yakni Kota Blitar, Pasuruan, Kabupaten Jember, Mojokerto, Sidoarjo, Trenggalek, Malang, Ponorogo, dan Kabupaten Blitar.

Bawaslu akan terus mengawasi distribus bantuan sosial milik pemerintah untuk warga terdampak Covid-19 di wilayah tersebut.

Amin menegaskan, Bawaslu mengutamakan langkah pencegahan.

"Pengawasan juga melibatkan masyarakat atau partisipatif dengan memanfaatkan pengembangan teknologi sebelum dilakukan penindakan," ujarnya.

Bawaslu Jatim telah menerima pengaduan dari enam daerah terkait politisasi bantuan sosial Covid-19. Tapi, ia enggan memerinci enam daerah tersebut.

"Yang pasti sekarang sedang diproses," ujarnya.

Pemerintah memberikan sejumlah bantuan sosial untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan itu diturunkan dengan berbagai skema, seperti uang tunai dan sembako.

Baca juga: Bertemu AHY, Cak Imin: Kami Sepakat Kerja Sama Lebih Dalam di Pilkada

Program bantuan sosial itu di antaranya, Program Harapan Keluarga (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kartu Sembako, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemensos, BLT dari Dana Desa, Program Prakerja, Bansos dari Pemprov Jatim, Bansos dari Pemkab/Pemkot dan Radar Bansos untuk warga pendatang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
'Agustusan' Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

"Agustusan" Masa Pandemi, Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

Regional
Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Kebakaran Pabrik Bioethanol di Mojokerto, Satu Pekerja Konstruksi Tewas

Regional
Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Rebutan Ponsel yang Digunakan untuk Belajar Daring Anak, Suami Pukul Istri

Regional
Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Markas Tentara Indonesia pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Terancam Proyek Tol

Regional
Baru Bebas 2 Bulan, Eks Napi Asimilasi Kembali Ditangkap karena Kasus Sabu

Baru Bebas 2 Bulan, Eks Napi Asimilasi Kembali Ditangkap karena Kasus Sabu

Regional
Kasus Corona di Riau Melonjak, Sepekan Ada 210 Kasus Baru, Kebanyakan Tanpa Gejala

Kasus Corona di Riau Melonjak, Sepekan Ada 210 Kasus Baru, Kebanyakan Tanpa Gejala

Regional
Wali Kota Serang Rencanakan Sekolah Tatap Muka Mulai 18 Agustus

Wali Kota Serang Rencanakan Sekolah Tatap Muka Mulai 18 Agustus

Regional
Heboh Awan Gelombang Tsunami di Meulaboh, BMKG: Bisa Timbulkan Angin Kencang dan Hujan Es

Heboh Awan Gelombang Tsunami di Meulaboh, BMKG: Bisa Timbulkan Angin Kencang dan Hujan Es

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X