Bawaslu Solo Temukan Pendukung Paslon Perseorangan Tak Ada di Tempat

Kompas.com - 08/07/2020, 23:31 WIB
Ketua Bawaslu Solo, Budi Wahyono di Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKetua Bawaslu Solo, Budi Wahyono di Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Solo, Jawa Tengah, menemukan masih banyak pendukung bakal pasangan calon (paslon) perseorangan saat verifikasi tidak ada di tempat.

"Masih banyak warga yang tidak bisa ditemui," kata Komisioner Bawaslu Solo Arif Nuryanto saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Rabu (8/7/2020).

Dia mengatakan, pendukung bapaslon perseorangan saat diverifikasi tak ada di tempat tersebut ditemukan terutama di wilayah pemekaran.

Adapun daerah pemakaran itu yakni Kecamatan Banjarsari, meliputi Kelurahan Kadipiro, Kelurahan Joglo, dan Kelurahan Banjarsari.

"Awalnya Kelurahan Kadipiro tambah dua kelurahan, yaitu Joglo sama Banjarsari. Kemudian di Pasar Kliwon juga ada di Kelurahan Mojo," terang Arif.

Baca juga: KPU Gunungkidul Verifikasi Faktual Calon Independen di Tengah Wabah, Petugas Dilengkapi APD dan Dikawal Polisi

Di sisi lain, Bawaslu juga melakukan pengawasan dalam tahapan verifikasi faktual bapaslon perseorangan.

Hal tersebut guna memastikan mekanisme apakah verifikasi faktual door to door yang dilaksanakan PPS sudah sesuai aturan yang ditetapkan KPU.

"Temuan pengawas kelurahan maupun pengawas kecamatan dituangkan ke dalam Formulir Model A laporan hasil pengawasan," ungkap dia.

Laporan hasil pengawasan itu akan mereka jadikan sebagai saran perbaikan PPS yang melaksanakan verifikasi faktual ketika ada mekanisme yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Jadi, Form Model A ini akan ditemukan mana-mana saja yang perlu dibetulkan. Misalnya ada pendukung yang tidak bisa ditemui. Maka PPS yang melakukan verifikasi faktual harus bisa mendatangkan pendukung paslon (Bagyo Wahyono-FX Supardjo) ini kapan? Nanti pengawas akan mendampingi," terangnya.

Baca juga: KPU Samarinda Temukan Puluhan PNS Dukung Calon Perseorangan dalam Pilkada 2020

Pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dukungan paslon perseorangan dimulai sejak 28 Juni 2020 dan akan berakhir pada 11 Juli 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

Regional
Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Regional
Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X