Kemensos Sebut 63.000 Tuna Sosial Terdampak Covid-19, Terbanyak Pemulung dan Pengemis

Kompas.com - 08/07/2020, 21:51 WIB
Penyerahan bantuan dari Kementerian Sosial untuk tuna sosial. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPenyerahan bantuan dari Kementerian Sosial untuk tuna sosial.

UNGARAN, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat menyebut sebanyak 63.000 tuna sosial terdampak Covid-19.

Menurut dia, jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat seiring belum tuntasnya penanganan wabah Covid-19.

"Ini nanti pasti akan meningkat jumlahnya, terutama untuk pemulung, pengamen, anak jalanan, pengemis," jelasnya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (8/7/2020) usai acara penyerahan bantuan.

Baca juga: Kemensos Bagikan 508.077 BST ke Banten, Daerah dengan Banyak Pekerja Dirumahkan

Dia mengakui ada posisi dilema di kalangan tuna sosial dengan kebijakan pemerintah yang menerapkan aturan pembatasan aktivitas di beberapa daerah.

"Mereka beralasan, kami mati kelaparan atau mati karena Covid-19. Padahal jika terus beraktivitas di luar, berpotensi menjadi pembawa virus," kata Harry.

Menurut dia, keberadaan penyandang tuna sosial menjadi perhatian Kemensos karena dikhawatirkan menjadi carrier Covid-19.

"Strateginya di Kabupaten Semarang, Pemkab dan LKS yang ada mendampingi mereka jangan keluar, beri edukasi yang baik selain bantuan sosial," katanya.

Baca juga: Kemensos Beri Bantuan Rp 3,7 Miliar kepada Korban Longsor di Bogor

Sementara itu, Bupati Semarang Mundjirin mengatakan, pembinaan kelompok tuna sosial dilakukan LKS yang fokus terhadap persoalan tersebut.

"Yayasan itu bekerja 24 jam non-stop. Adapun masyarakat yang menemukan orang tuna susila bisa diberikan ke LKS, nanti dirawat dan hidup yang lebih layak di sana," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X