14 Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di RS Makassar DPO

Kompas.com - 08/07/2020, 15:32 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo saat diwawancara di lobi Polda Sulsel, Selasa (19/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANKabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo saat diwawancara di lobi Polda Sulsel, Selasa (19/11/2019).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ke-14 tersangka dalam kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar, Sulawesi Selatan belum ditangkap. 

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, 14 tersangka tersebut kini sudah masuk daftar pencarian orang ( DPO) dan sedang dalam pengejaran pihaknya. 

"Ada 14 orang tersangka masih dalam pencarian, belum kita amankan tapi tetap ditindaklanjuti," kata Ibrahim saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (8/7/2020).

Baca juga: Pengambilan Paksa Jenazah PDP di Makassar Berakhir Ricuh, 2 Orang Sempat Diamankan

Ibrahim mengatakan, dari 18 yang sudah diamankan, empat di antaranya masih dikarantina di hotel usai hasil rapid test-nya reaktif. 

Ibrahim mengatakan penyidik hampir melengkapi berkas penyidikan agar bisa dilimpahkan ke kejaksaan secepatnya. 

"Soal pelimpahan berkas, kami berusaha lengkapi secepatnya. Agar proses cepat jalan," tambah Ibrahim. 

Sementara itu, menurut Ibrahim, untuk kasus pengambilan paksa jenazah pasien PDP di 3 rumah sakit lain di Makassar, polisi menetapkan 7 tersangka. 

Pada kasus pengambilan paksa jenazah di Rumah Sakit Stella Maris, polisi menetapkan 3 tersangka, sementara di RSKD Dadi ada 2 tersangka dan di RS Bhayangkara Makassar juga ada dua tersangka. 

"Ditreskrimum Polda Sulsel menangani perkara di RS Labuang Baji dan RS Bhayangkara, sementara Polrestabes Makassar menangani kasus di RS Stella Maris dsn RSKD Dadi," ujar Ibrahim. 

Baca juga: Kasus Pengambilan Paksa Jenazah di Surabaya, Istri Tersangka Dinyatakan Positif Covid-19

Sebelumnya, peristiwa penjemputan paksa jenazah pasien PDP Covid-19 di RS Labuang Baji Makassar terjadi pada Jumat (5/6/2020) sekitar pukul 09.30 Wita.

Jenazah berhasil dimakamkan keluarga tanpa melalui prosedur pemakaman Covid-19.

Belakangan diketahui jenazah laki-laki yang tinggal di Jalan Rajawali, Kecamatan Mariso itu positif terinfeksi virus corona.

Direktur RS Labuang Baji Andi Mappatoba mengatakan, pasien dinyatakan positif berdasarkan hasil uji swab Laboratorium Kemenkes di Makassar.

"Dari hasil Labkes Kemenkes yang diteruskan ke Dinas Kesehatan Provinsi hasilnya positif, termasuk anaknya. Alhamdulillah cepat keluar hasilnya," kata Mappatoba.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X