Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Zona I Candi Borobudur Kembali Dibuka

Kompas.com - 08/07/2020, 07:10 WIB
Pemandu wisata sedang menerangkan tentang Candi Borobudur kepada wisatawan di halaman zona I Candi Borobudur Magelang, Senin (7/7/2020). KOMPAS.COM/IKA FITRIANAPemandu wisata sedang menerangkan tentang Candi Borobudur kepada wisatawan di halaman zona I Candi Borobudur Magelang, Senin (7/7/2020).

MAGELANG, KOMPAS.com - Candi Borobudur zona I kembali dibuka untuk wisatawan mulai Senin (7/7/2020).

Pembukaan ini dilakukan setelah Balai Konservasi Borobudur (BKB) mengantongi izin dari Bupati Magelang sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang.

Izin tersebut tertuang dalam surat Bupati Magelang tertanggal 1 Juli 2020 nomor 100/220/01.01/2020 tentang Izin Penyelenggaraan Kegiatan/Usaha.

"Mulai hari ini kita buka zona 1 Candi Borobudur setelah dapat surat izin dari Bupati Magelang. Namun dengan catatan harus mengikuti aturan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Bupati Magelang maupun SKB Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," jelas Kepala BKB Tri Hartono, ditemui Senin (7/7/2020).

Baca juga: Konstruksi Gerbang Menuju Candi Borobudur Habiskan Dana Rp 21,3 Miliar

Dijelaskan, protokol kesehatan yang wajib dipatuhi wisatawan sebelum masuk baik zona II maupun zona I Taman Wisata Candi Borobudur antara lain pemeriksaan suhu tubuh, pemakaian masker, pengaturan jarak minimal 1 meter antar wisatawan dan pembersihan lokasi wisata secara berkala.

"Aturan itu semua sudah kita terapkan. Kemudian sesuai protap Dirjen Kebudayaan, setiap kunjungan wisatawan wajib dilengkapi dengan guide (pemandu wisata) agar wisatawan bisa memahami bagaimana upaya pelestarian, arti penting Candi Borobudur dan protap pencegahan Covid-19," papar Tri.

Lebih lanjut, Balai Konservasi Borobudur membatasi jumlah wisatawan dalam setiap kunjungan yakni 140 orang per jam.

Setiap 20 orang harus dipandu oleh seorang pemandu wisata. Ketentuan ini diberlakukan agar tidak terjadi penumpukan atau kerumunan wisatawan.

Baca juga: Gali Makam Ki Bagus Gunung, Warga Temukan Batuan Candi

"Jadi dalam sehari kita tentukan 140 orang x 8 jam maksimal. Dalam satu jam itu kita arahkan ke utara 70 orang, begitu juga ke selatan 70 orang. Tapi kalau (dalam satu kunjungan) tidak sampai satu jam maka jumlah wisatawan bisa bertambah, disesuaikan dengan kapasitas halaman zona I Candi Borobudur," tuturnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kami Minta Maaf atas Nama Pemkot Surabaya dan Mengganti Uang Transportasi Bu Yaidah'

"Kami Minta Maaf atas Nama Pemkot Surabaya dan Mengganti Uang Transportasi Bu Yaidah"

Regional
Peringati Sumpah Pemuda, Keraton Yogyakarta Luncurkan Gendhing Gathi Taruna dan Bhinneka

Peringati Sumpah Pemuda, Keraton Yogyakarta Luncurkan Gendhing Gathi Taruna dan Bhinneka

Regional
Libur Panjang, Ribuan Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng

Libur Panjang, Ribuan Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng

Regional
Kronologi Raibnya Dana Rp 1 Miliar Milik Nasabah BPR di Salatiga, Tidak Tercatat di Sistem

Kronologi Raibnya Dana Rp 1 Miliar Milik Nasabah BPR di Salatiga, Tidak Tercatat di Sistem

Regional
Penumpang Pesawat Membeludak di Bandara Makassar, AP 1 Kerahkan Tim Penertiban Protokol Kesehatan

Penumpang Pesawat Membeludak di Bandara Makassar, AP 1 Kerahkan Tim Penertiban Protokol Kesehatan

Regional
Ini Penjelasan AWK Terkait Tudingan Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Ini Penjelasan AWK Terkait Tudingan Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi 'Surabaya Berenerji'

Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi "Surabaya Berenerji"

Regional
Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Regional
Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Regional
Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Regional
Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Regional
Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Regional
Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Regional
Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X