Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Kompas.com - 07/07/2020, 21:44 WIB
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah) bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Infantri Budi Handoko, saat rapat bersama Satuan tugas gugus penanggulangan penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik, Senin (6/7/2020). Dok. Humas Pemkab GresikBupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah) bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Infantri Budi Handoko, saat rapat bersama Satuan tugas gugus penanggulangan penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik, Senin (6/7/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mendapat laporan masih ada sekolah yang menggelar wisuda hingga perpisahan tanpa mematuhi protokol kesehatan.

Padahal. hingga kini kasus Covid-19 di Gresik belum tampak mengalami penurunan. 

Mengabaikan protokol kesehatan bisa memicu penyebaran virus corona.

Terkait temuan itu, Sembari minta agar institusi yang berwenang dapat memberikan sanksi kepada guru, kepala sekolah, atau pun aparatur pemerintah yang terlibat dalam agenda tersebut.

Mereka dinilai tidak memberikan contoh dan teladan yang baik dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah kerjanya.

"Saya melihat, ada sekolah yang masih saja melaksanakan upacara perpisahan, wisuda, dan rapat-rapat yang tidak mematuhi physical distancing. Saya sudah mendapat beberapa fotonya," ujar Sambari dalam rapat bersama Satuan gugus tugas penanggulangan penanganan Covid-19 di gedung Pemkab Gresik, Senin (6/7/2020).

"Jadi intinya ketegasan tidak hanya kepada masyarakat pemilik warung saja, tapi (aparatur) pemerintah dan kepala sekolah juga harus tegas," ucap dia.

Baca juga: Sekelompok Pesepeda Keroyok Seorang Pelajar karena Tak Senang Diteriaki Minggir Bos

Sambari juga tidak menutupi bahwa masih banyak pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat sehingga kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik masih terus bertambah.

Dia mensinyalir pelanggaran tidak hanya dilakukan oleh masyarakat awam.

"Kita prihatin setiap hari jumlah kasus Covid-19 di Gresik semakin bertambah dan jumlahnya semakin besar. Jumlah kesembuhan dan yang meninggal sangat tidak seimbang," kata Sambari.

Baca juga: Pelajar Dikeroyok Sekelompok Pesepeda, Berawal dari Pelaku Bergerombol di Jalan Raya

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Regional
Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X