Jelang Pilkada Serentak 2020, Ketua KPU Papua Keluhkan Masalah Anggaran

Kompas.com - 07/07/2020, 18:25 WIB
Ketua KPU Papua Theodorus Kossay KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKetua KPU Papua Theodorus Kossay

JAYAPURA, KOMPAS.com - Persiapan Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Papua menemui kendala dari sisi anggaran. Beberapa kabupaten yang menyelenggarakan pilkada belum mengirimkan dana anggaran sesuai kesepakatan.

Ketua KPU Papua Tehodorus Kosay mengatakan, 11 kabupaten yang menyelenggarakan pilkada telah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).

Baca juga: Pilkada Surabaya, Mantan Kapolda Jatim Machfud Arifin Borong Dukungan 8 Parpol

Tapi, realisasi NPHD tak sesuai tahapan yang disepakati. Sebab, seharusnya setiap kabupaten telah mengirimkan 40 persen dari total anggaran yang disepakati.

"Total dari 11 kabupaten NPHD Rp 482 miliar, sampai sekarang yang sudah ditransfer sekitar Rp 200 miliar atau kurang dari 40 persen," kata Theodorus saat penyelenggaraan Coffee Morning Forkopimda Papua di Mapolda Papua, Selasa (7/7/2020).

Ia menyayangkan hal tersebut karena saat ini tahapan pilkada terus berjalan.

Theodorus khawatir tahapan pilkada berhenti jika pemerintah daerah tak segera menanggapi kesepakatan itu.

"Kalau tidak ada anggaran maka kita akan berhentikan tahapan seperti yang terjadi di Waropen yang pernah dihentikan selama lima hari," kata dia.

KPU Papua juga mencoba berperan aktif membuka komunikasi kepada pemerintah daerah yang akan menyelenggarakan pilkada.

Baca juga: Pilkada di Tengah Pandemi, Apa Pentingnya bagi Rakyat?

Namun ada beberapa kabupaten yang memberikan tanggapan kurang baik.

"Kami masih membantu mereka untuk komunikasi, tetapi ada kesan diperlambat. Kalau analisis masyarakat awam, dari 11 kabupaten, sembilan bupati maju kembali, hanya Supiori dan Nabire yang tidak," kata dia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala 'Punakawan' Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Kala "Punakawan" Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Regional
Tak Punya 'Smartphone', Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Tak Punya "Smartphone", Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Regional
Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

Regional
Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini 'Di-blacklist'

Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini "Di-blacklist"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

Regional
3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

Regional
Cegah Klaster Perkantoran, ASN Pemkot Ambon Wajib Tes Swab Setiap Bulan

Cegah Klaster Perkantoran, ASN Pemkot Ambon Wajib Tes Swab Setiap Bulan

Regional
Tjahjo Kumolo: Cornelis Lay Sosok yang Konsisten di Dunia Intelektual

Tjahjo Kumolo: Cornelis Lay Sosok yang Konsisten di Dunia Intelektual

Regional
Khawatir Tertular Covid-19, Bupati Polewali Mandar Berkantor di Tempat Terbuka

Khawatir Tertular Covid-19, Bupati Polewali Mandar Berkantor di Tempat Terbuka

Regional
Mahasiswa Unair Pelaku Fetish Kain Jarik di-DO, Langgar Etik dan Coreng Nama Kampus

Mahasiswa Unair Pelaku Fetish Kain Jarik di-DO, Langgar Etik dan Coreng Nama Kampus

Regional
Masih Zona Merah, Sekolah di Malang Akan Dibuka untuk Simulasi

Masih Zona Merah, Sekolah di Malang Akan Dibuka untuk Simulasi

Regional
Penumpang 1 Pesawat dengan Warga Jombang yang Positif Covid-19 Diminta Melapor ke Dinkes Pontianak

Penumpang 1 Pesawat dengan Warga Jombang yang Positif Covid-19 Diminta Melapor ke Dinkes Pontianak

Regional
Ayah Perkosa Anak Tiri yang Keterbelakangan Mental, Diintip Saksi Melalui Lubang di Dinding

Ayah Perkosa Anak Tiri yang Keterbelakangan Mental, Diintip Saksi Melalui Lubang di Dinding

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X