Pilkada Surabaya, Mantan Kapolda Jatim Machfud Arifin Borong Dukungan 8 Parpol

Kompas.com - 07/07/2020, 16:17 WIB

Kelima pimpinan parpol pengusung memberikan dukungan kepada Machfud Arifin untuk maju pada Pilwali 2020, Minggu (26/1/2020). 
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq Kelima pimpinan parpol pengusung memberikan dukungan kepada Machfud Arifin untuk maju pada Pilwali 2020, Minggu (26/1/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Bakal calon wali kota Surabaya Machfud Arifin kembali mendapatkan dukungan partai politik untuk maju pada Pilkada Surabaya 2020.

Senin (6/7/2020) malam, giliran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan surat rekomendasi kepada mantan Kapolda Jawa Timur itu untuk merebut kursi wali kota Surabaya yang akan ditinggalkan Tri Rismaharini.

Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan, membenarkan partainya memberikan rekomendasi kepada Machfud.

Baca juga: Risma Pamit, Ini Pesannya untuk Warga Surabaya

Rekomendasi itu sudah melalui prosedur partai serta komunikasi secara politik dan atas saran ulama.

"Setelah melalui prosedur partai, komunikasi politik serta analisa dinamika politik yang berkembang, PKS memberikan rekomendasi kepada Pak Machfud Arifin," kata Irwan saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2020).

PKS  juga menyodorkan dua nama dari kader PKS kepada Machfud yang bisa dipilih menjadi bakal calon wakil wali kota Surabaya, yakni Ahmad Suyanto dan Reni Astuti.

Direktur Media dan Komunikasi Tim Pemenangan Machfud Arifin, Imam Syafii menjelaskan, banyaknya partai politik yang ingin bergabung mendukung Machfud menunjukkan bahwa semua elemen partai politik di Surabaya menginginkan perubahan yang tidak biasa-biasa saja di Surabaya.

"Partai melihat sosok Machfud Arifin yang dinilai bisa merealisasikan harapan perubahan tersebut," katanya dikonfirmasi terpisah.

Baca juga: Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Meski sudah mendapatkan dukungan delapan parpol, pihaknya tidak menutup pintu dukungan dari partai lain.

"Yang pasti setelah mendapat dukungan 10 kursi sebagai syarat mendaftar calon wali kota, kami cenderung pasif menggalang dukungan partai. Tapi jika masih ada yang bersedia gabung, kami dipersilakan," jelasnya.

PKS adalah partai ke-8 yang memberikan rekomendasi kepada Machfud.

 

Tujuh partai lainnya, yakni PKB, PPP, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Gerindra.

Dengan demikian masih sisa dua partai yang belum menentukan dukungan politik di Pilkada Surabaya 2020, yakni PSI dan PDI-P.

PSI masih disibukkan dengan proses penjaringan calon wali kota. Sedangkan PDI-P dipastikan akan mengusung pasangan calon sendiri.

Ini karena dengan kekuatan kursi di parlemen memungkinkan PDI-P Surabaya untuk mengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota tanpa koalisi.

Namun hingga saat ini PDI-P belum menurunkan rekomendasi pasangan calon yang dimaksud.

Dalam proses penjaringan, ada 18 nama yang mendaftar untuk mendapatkan rekomendasi dari PDI-P.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X