Kompas.com - 07/07/2020, 16:17 WIB
Salma Rahmawati Rahayu, remaja putri asal Jatinangor hilang sejak Minggu. Dok. Polres Sumedang/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHSalma Rahmawati Rahayu, remaja putri asal Jatinangor hilang sejak Minggu. Dok. Polres Sumedang/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Salma Rahmawati Rahayu (15), siswi SMPN 1 Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dilaporkan hilang.

Orangtua Salma yang khawatir karena sudah dua hari tak ada kabar, kemudian melaporkan kejadian ini kepada Polsek Jatinangor, Senin (6/7/2020) kemarin.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Sumedang Ajun Komisaris Polisi Dedi Juhana membenarkan adanya remaja putri asal Jatinangor yang hilang tersebut.

"Informasinya kami terima kemarin (Senin) setelah pihak orangtua melaporkan anak remaja putrinya tak pulang ke rumah sudah dua hari," ujar Dedi kepada Kompas.com di Sumedang kota, Selasa (7/7/2020) siang.

Baca juga: Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur, Kejadian Serupa Pernah Terjadi 10 Tahun Lalu

Dedi mengatakan, informasi dari orangtua, Diman, Salma pergi dari rumah pada Minggu (7/7/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat pergi dari rumah, kata Dedi, Salma mengemudikan sepeda motor Honda Vario warna hitam bernopol Z 2489 AP.

"Minggu sore itu, Salma minta izin bawa motor ke orangtuanya unuk beli kuota pulsa. Namun hingga hari Minggu sore, Salma tak kunjung kembali ke rumah," tutur Dedi.

Dedi menuturkan, sebelum melapor ke polisi, orangtua Salma juga sudah mencari putrinya itu ke keluarga, teman, dan sahabat terdekatnya di SMPN 1 Jatinangor.

Namun, tidak ada satupun yang mengetahui atau pernah melihat Salma.

"Hingga sekarang, handphone-nya juga tidak aktif. Orangtua, keluarga dan pihak sekolah juga masih melakukan pencarian," tutur Dedi.

Dedi menyebutkan, ciri-ciri remaja putri yang sudah hilang selama dua hari teraebut di antaranya kulit sawo matang, mata bulat, dan rambut hitam pendek bergelombang. Ia tidak memiliki ciri-ciri khusus.

Baca juga: Kasus Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Faktor Kesiapan dan Mental Bisa Jadi Penyebabnya

Dedi menambahkan, saat terakhir kali meninggalkan rumah, Salma mengenakan pakaian sweater warna abu, kerudung warna hitam, celana panjang jins warna biru, dan mengenakan sepatu warna putih gading.

"Bagi warga yang pernah melihat remaja putri dengan ciri-ciri tersebut, atau melihat keberadaan motor Honda Vario warna hitam yang dibawa Salma saat meninggalkan rumah, kami minta untuk segera melaporkannya ke Polsek terdekat," kata Dedi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X