Soal Hasil Tracing Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Kedinkes: Tanya ke Polisi

Kompas.com - 07/07/2020, 15:48 WIB
Tim gugus Tugas Covid-19 menyiagakan sebuah mobil ambulans untuk membawa kembali jasad pasien Covid-19 yang sebelumnya diambil paksa pihak keluarga, Jumat (26/6/2020). Upaya membawa kembali jenazah Covid-19 itu ikut dikawal ratusan anggota polisi di kawasan tersebut KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYTim gugus Tugas Covid-19 menyiagakan sebuah mobil ambulans untuk membawa kembali jasad pasien Covid-19 yang sebelumnya diambil paksa pihak keluarga, Jumat (26/6/2020). Upaya membawa kembali jenazah Covid-19 itu ikut dikawal ratusan anggota polisi di kawasan tersebut

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Ambon terkesan menutup-nutupi proses pelacakan terhadap pihak keluarga yang terlibat dalam aksi pengambilan paksa jenazah Covid-19 di Jalan Jenderal Sudirman Kota Ambon.

Sebab, hingga kini, belum ada kejelasan soal hasil tracing yang dilakukan tenaga medis dan gugus tugas terkait insiden tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriansz yang dikonfirmasi Kompas.com mengaku belum mengetahui apakah proses tracing sudah dilakukan terhadap keluarga yang terlibat dalam insiden tersebut atau belum.

“Saya belum cek soalnya saya sementara ada pantau perkembangan PSKM ini, nanti saya kasih info kalau sudah ada kabar,” kata Joy, via telepon seluler, Selasa.

Baca juga: Cegat Ambulans dan Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 8 Orang Ditangkap

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan proses tracing terhadap keluarga dari pasien HK yang meninggal dunia di RSUD dr Haulussy Ambon itu sudah dilakukan.

Dia menuturkan, pihak keluarga yang diduga terlibat dalam insiden itu sudah diambil swab-nya.

Sayangnya Wendy enggan menyebut secara detail kapan pengambilan swab dilakukan dan hasilnya negatif atau positif.

"Swab sudah dilakukan untuk delapan orang yang sementara ditahan di Polresta. Tolong konfirmasi hasilnya ke Polresta,” kata Wendi, menjawab Kompas.com via pesan pendek.

Terkait hal itu, Kepala Satuan Reskrim Polresta Pulau Ambon, AKP Gilang Prasetya yang dikonfirmasi mengaku hasil swab keluarga korban belum diterima pihaknya dari dinas kesehatan dan gugus tugas yang berwenang melakukan tracing.

“Coba cek ke Kasubag Humas aja, kalau memang dari dinas sudah kirim suratnya (hasil swab) masih belum didisposisi karena saya sendiri belum terima,” kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X