Wali Kota Pun Marah Saat Perempuan Berbaju Ketat Gowes Keliling Banda Aceh

Kompas.com - 07/07/2020, 15:30 WIB
Ilustrasi sepeda shutterstockIlustrasi sepeda
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman marah saat tahu ada 10 perempuan berbaju ketat gowes keliling Kota Aceh pada Minggu (5/7/2020).

Ia mengatakan jika kelompok perempuan tersebut tak berbusana sesuai dengan qanun syariat Islam yang berlaku di Aceh.

Foto-foto dan video para perempuan berbaju pink tersebut tersebar di media sosial dan mengundang kecaman dari warganet.

“Kota ini menerapkan syariat Islam, setiap tamu yang datang harus menghargai dan menaati aturan yang ada di kota ini,” kata Aminullah yang dikutip Kompas.com di situs web resmi Pemkot Banda Aceh, Senin (6/7/2020).

Baca juga: Diamankan, Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh Minta Maaf

Ia mengatakan siapa pun yang ada di Kota Banda Aceh harus menghargai nilai-nilai syariat yang berlaku.

Meskipun tamu dari kalangan non-Muslim, Aminullah menegaskan jika mereka harus bisa menghargai norma-norma yang ada di Aceh.

Ia kemudian meminta agar Satpol PP-WH untuk mengamankan 10 perempuan yang gowes keliling Banda Aceh menggunakan pakai ketat tersebut.

“Satpol PP dan WH cari keberadaan mereka, panggil, dan lakukan pembinaan,” tegas Aminullah.

Baca juga: Viral Foto Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh, Pemkot Turun Tangan

Khilaf dan diberi bimbingan ustaz

foto dok Satpol PP WH - Sekelompok wanita yang fotonya viral di media sosial saat bergowes ria tak mengenakan jilbab dan mengenakan pakaian seksi diamankan ke Kantor Satpol PP - WH Kota Banda Aceh untuk dilakukan pembinaan sesuai dengan permintaan Wali Kota karena dinilai melanggar Syariah Islam yang berlaku di Aceh.KOMPAS.COM/TEUKU UMAR foto dok Satpol PP WH - Sekelompok wanita yang fotonya viral di media sosial saat bergowes ria tak mengenakan jilbab dan mengenakan pakaian seksi diamankan ke Kantor Satpol PP - WH Kota Banda Aceh untuk dilakukan pembinaan sesuai dengan permintaan Wali Kota karena dinilai melanggar Syariah Islam yang berlaku di Aceh.
Sementara itu Kabag Humas Pemko Kota Banda Aceh Irwan mengatakan kelompok perempuan bersepeda itu telah diamankan ke kantor Satpol PP-WH sesuai permintaan Wali Kota Banda Aceh.

Mereka kemudian diperiksa oleh petugas Satpol PP-WH. Kepada petugas para pesepeda perempuan tersebut mengaku khilaf saat mengenakan busana ketat tanpa hijab dan bersepeda keliling Banda Aceh.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X