Kapal Pembawa 84 Ton Ikan ke Jakarta Tenggelam di Perairan Selayar

Kompas.com - 07/07/2020, 12:24 WIB
Ilustrasi kapal karam KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi kapal karam

SELAYAR, KOMPAS.com - Kapal mesin nelayan Naili 10 bermuatan 84 ton ikan tenggelam di Perairan Taka Lamungan, Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/7/2020) pagi.

Ikan berbagai jenis yang dibawa kapal tersebut dari Nusa Tenggara Barat sejak 28 Juni 2020, rencananya dibawa ke Jakarta.

Petugas Jagawana Taman Nasional Taka Bonerate, Agusriadi (38), mengatakan mesin kapal itu sudah mulai bermasalah setelah melewati Selat Binongko, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Detik-detik Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kupang, 2 Anak Tewas, 6 Masih Hilang

"Keesokan harinya kondisi kedua mesin kapal rusak berat akhirnya hanyut terombang ambing ditengah lautan, selama lima hari hanyut dan kandas. Akhirnya karam," kata Agusriadi.

Kondisi kapal sebelum tenggelam, kata Agusriadi, pecah di lambung kanannya. Keadaan itu membuat miring hingga akhirnya tenggelam.

"Nakhoda dan ABK telah meninggalkan kapal menggunakan rakit emergency dan hanyut saat ditemukan oleh tim penolong dari desa tarupa Selayar," kata Agusriadi

Sebanyak 13 nakhoda dan ABK sempat beristirahat di kediaman Kepala Dusun Tinabo, Desa Tarupa H Malik.

Baca juga: Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang, 5 Penumpang Hilang, 1 Selamat

"Beberapa ABK sudah dijemput tadi pagi menuju Jakarta. Sementara yang masih tinggal Nahkoda dan Bass Kapal. Keduanya mengumpulkan barang berharga yang bisa diselamatkan," tambah Agusriadi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

Regional
Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Regional
Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Regional
Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Regional
Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Regional
21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

Regional
Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Regional
86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

Regional
Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Regional
Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Regional
Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Regional
Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Regional
Gubernur dan Staf Positif Covid-19, ASN di Kepri Kerja dari Rumah

Gubernur dan Staf Positif Covid-19, ASN di Kepri Kerja dari Rumah

Regional
Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah, Purbalingga Masuk Zona Kuning

Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah, Purbalingga Masuk Zona Kuning

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X