Dikira Bansos Bantuan Covid-19, Ternyata Isinya Narkoba

Kompas.com - 07/07/2020, 12:17 WIB
Ilustrasi Narkoba KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Narkoba

BANDUNG, KOMPAS.com - Pola peredaran narkoba di tengah pandemi virus corona ternyata mengalami perubahan.

Berbagai modus pengiriman barang haram itu dilakukan untuk mengelabui polisi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat Kombes Rudy Ahmad Sudrajat menyebut, pengiriman narkoba dilakukan dengan kedok bantuan sosial (bansos) Covid-19.

Baca juga: Berkat Komik Hasil Jual Empek-empek, Edi Dharma Bisa Jadi Juara Dunia

"Mereka berlindung di masa pandemi ini, peredarannya menggunakan jasa travel dan kedok pengiriman logistik bantuan sosal," kata Rudi di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (7/7/2020).

Menurut Rudy, selama masa pandemi Covid-19, jumlah peredaran narkoba cukup tinggi.

Berdasarkan barang bukti yang berhasil disita dari sejumlah kasus, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar telah menyita sabu-sabu seberat 4.605,80 gram; ganja 25.942,30 gram; miras 20.454 botol; 27 jerigen dan satu ember tuak; serta ciu sebanyak 394 liter.

Baca juga: DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

"Di masa pandemi Covid-19 ini peredaran cukup tinggi," kata Rudi.

Barang bukti yang disita ini kemudian dimusnahkan Polda Jabar dengan cara dicampur cairan sulfat untuk sabu.

Sementara itu, ganja dimusnahkan dengan cara dibakar.

Selain itu, Polda Jabar juga menangkap narapidana yang sempat bebas setelah mendapatkan program asimilasi.

Rudi menyebut bahwa empat orang napi asimilasi asal Kota Bandung, Kota Cirebon, Cimahi dan Kabupaten Majalengka ini mengedarkan narkoba dengan jaringannnya yang masih aktif.

"Napi asimilasi mengedarkan karena jaringan masih berjalan," ucap Rudy.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iptu J Diduga Atur Protokoler Brigjen Prasetijo Utomo Bersama Djoko Tjandra di Pontianak

Iptu J Diduga Atur Protokoler Brigjen Prasetijo Utomo Bersama Djoko Tjandra di Pontianak

Regional
Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Video Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldoser, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Video Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldoser, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Regional
Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Regional
Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Regional
WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

Regional
Bapak dan Anak Di-'blacklist' karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Bapak dan Anak Di-"blacklist" karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Regional
Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Regional
Kala 'Punakawan' Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Kala "Punakawan" Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Regional
Tak Punya 'Smartphone', Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Tak Punya "Smartphone", Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Regional
Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

Regional
Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini 'Di-blacklist'

Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini "Di-blacklist"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X