Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Kompas.com - 07/07/2020, 10:44 WIB
Ilustrasi bayi dibuang SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi dibuang

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Sesosok mayat bayi berjenis kelamin lak-laki ditemukan di dalam lemari di sebuah rumah di Jalan DI Panjaitan KM 7 Gang Putri Delima III, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang sekitar pukul 17.45 WIB, Senin (6/7/2020) petang kemarin.

Belum diketahui secara pasti motif dari penemuan mayat bayi berjenis laki-laki di dalam lemari tersebut.

Namun dugaan awal, mayat bayi tersebut merupakan korban pembunuhan atau sengaja dibunuh.

Baca juga: Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur, Malam Tidur di Tenda, Pagi Ditemukan Telanjang dan Lemas Dekat Mata Air

Lurah Melayu Kota Piring Zulkifli yang dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut.

Zulkifli mengaku saat ini ibu biologis si bayi sudah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian Polres Tanjungpinang.

Sementara mayat bayi tersebut sudah berada di kamar jenazh RSUP Raja Ahmad Thabib untuk dilakukan visum.

"Kasus ini terungkat setelah ibu biologis si bayi mengeluhkan sakit dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," kata Zulkifli melalui telepon, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Zulkifli menceritakan, kejadian ini berawal saat seorang tetangga membawa ibu bayi inisial PS (40) ke Rumah Sakit karena mengeluh sakit.

Kemudian tetangga tersebut mencari kartu identitas seperti KTP dan BPJS di dalam lemari. Namun yang didapati malah mayat bayi yang sudah meninggal.

Diduga melahirkan seorang diri di kos

"Jadi dugaan kami, si ibu baru saja siap melahirkan sendiri di kosannya," terang Zulkifli.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Hendri mengatakan, kasus ini sudah ditangani pihaknya dan hingga saat ini masih dalam pengembangan dan pemeriksaan.

Hendri mengatakan saat ini kondisi pelaku dalam keadaan sehat, hanya saja sakit yang dikeluhkannya diduga akibat melahirkan seorang diri.

"Diperkirakan bayi itu sudah meninggal selama lima sampai enam jam yang lalu. Saat ini PS masih belum dapat dimintai keterangan karena lagi dirawat," terang Hendri.

Baca juga: Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Regional
Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Regional
Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Regional
4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Regional
Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Regional
Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Regional
Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Regional
Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Regional
Tol Jakarta-Cikampek Padat, 'Contraflow' Diberlakukan

Tol Jakarta-Cikampek Padat, "Contraflow" Diberlakukan

Regional
Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Regional
Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Regional
Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Regional
Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X