Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Kompas.com - 07/07/2020, 10:03 WIB
Tangkapan layar unggahan dari BMKG soal gempa bumi yang berpusat di Jepara, Jawa Tengah pada Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 05.54 WIB. TWITTERTangkapan layar unggahan dari BMKG soal gempa bumi yang berpusat di Jepara, Jawa Tengah pada Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 05.54 WIB.

JEPARA, KOMPAS.com - Banyak warga di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang mengaku tak merasakan getaran gempa, Selasa (7/7/2020) pagi. 

Padahal, daerah itu merupakan yang paling dekat dengan pusat gempa.

"Enggak terasa ada gempa, padahal jam 5 saya bangun sudah nyiramin kembang di rumah," kata Bupati Jepara Dian Kristiandi yang berdomisili di Kecamatan Mlonggo saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Selasa.

Baca juga: Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Serupa dengan Bupati Jepara, Wakapolres Jepara Kompol I Putu Bagus Krisna Purnama yang tinggal di wilayah Kota Jepara juga mengaku tak merasakan getaran gempa.

"Enggak terasa ada gempa. Aman kok," kata Putu.

Sementara itu, warga Kecamatan Welahan, Setiawan (39), mengaku juga tak menyadari adanya guncangan.

"Saya dan teman-teman juga tak merasakan gempa meski bangun sejak subuh. Semoga aman," ungkapnya.

Baca juga: Gempa Jepara Terasa hingga Banyumas, Kaca Rumah Bergetar

 

Sebagai informasi, gempa ini berpusat di 54 kilometer barat laut Jepara.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa ini dirasakan warga Yogyakarta, Mataram, Purworejo, Kuta, Denpasar, Kebumen, Banjarnegara, Cilacap, Boyolali, Krui, Pangandaran, Tanggamus, Gianyar, Pekalongan, dan Malingping.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Regional
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

Regional
Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Regional
Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Regional
Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Regional
Diperiksa Polisi karena Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx Upayakan Mediasi

Diperiksa Polisi karena Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx Upayakan Mediasi

Regional
Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Regional
Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Regional
Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Regional
Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Regional
Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X