Kompas.com - 07/07/2020, 05:59 WIB
Kondisi Sungai Marang Mumus dipadati bangunan warga di kedua sisi sungai, segmen Pasar Segiri RT 28 Kelurahan Sidodadi, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kaltim, Senin (6/7/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONKondisi Sungai Marang Mumus dipadati bangunan warga di kedua sisi sungai, segmen Pasar Segiri RT 28 Kelurahan Sidodadi, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kaltim, Senin (6/7/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com– Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berencana menertibkan bangunan yang berada di tepi Sungai Karang Mumus segmen Pasar Segiri. 

Ratusan warga yang tinggal di pinggir sungai itu meminta ada penjelasan soal ganti rugi sebelum penggusuran berlangsung. 

“Kami belum tahu diberi uang ganti rugi berapa, tapi sudah mau digusur. Kami ingin duduk bersama pemkot,” ungkap Ketua Forum Komunikasi Pasar Segiri, Andi Samsul Bahri,

i RT 28 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, kepada Kompas.com, Senin (6/7/2020). 

Baca juga: OTT Bupati Kutai Timur, Tim KPK Pinjam Ruang di Polresta Samarinda Periksa Saksi

Andi mengatakan juga Pemkot Samarinda belum mengajak warga setempat membahas soal relokasi.

Namun, sudah diberi surat edaran pembongkaran rumah warga.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu, menurut Andi, masyarakat di RT 28 yang hendak dibongkar pun, belum menerima informasi, berapa jarak dari tepi sungai ke kawasan pemukiman yang hendak dibersihkan.

“Belum ada patok atau batas yang mau dibongkar. Jadi kami enggak tahu jarak dari bibir sungai ditarik ke darat berapa meter,” tuturnya.

Hanya saja, berdasarkan edaran Wali Kota Samarinda, bangunan yang hendak disterilkan di kawasan itu sepanjang 30 meter ke kedua sisi sungai ditarik dari titik tengah sungai.

“Kiri kanan masing-masing 15 meter, itu sesuai edaran wali kota. Tapi ada juga informasi lain, jadi kami belum jelas. Tapi kami tetap patokan ke edaran wali kota,” jelas dia.

Baca juga: Pesan Ganja dari Medan, Mahasiswa dan Oknum Pegawai Honor di Samarinda Ditangkap

Ketua RT 28 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Hasmuddin menambahkan, secara prinsip warganya mendukung rencana penertiban bangunan di tepi sungai tersebut.

Meski demikian, warga ingin bertemu langsung Wali Kota Samarinda untuk menyampaikan aspirasi.

“Karena selama ini warga hanya ketemu camat saja. Sementara aspirasi yang disampaikan belum terakomodasi,” ungkap Hasmuddin saat ditemui di kawasan Pasar Segiri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X