Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Kompas.com - 06/07/2020, 23:55 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

UNGARAN, KOMPAS.com - Tingkat kerawanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang tahun 2020 meningkat karena pandemi Covid-19.

Selain itu, kontestasi bakal calon juga mulai menghangat.

Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang Syahrul Munir mengatakan, berdasarkan hasil penelitian Bawaslu, pandemi Covid-19 menyebabkan kerawanan Pilkada 2020 di Kabupaten Semarang meningkat.

"Lonjakan jumlah pasien yang positif Covid-19 dan yang meninggal dunia menjadi salah satu indikator yang dihitung dalam menyusun pemutakhiran IKP Pilkada Serentak 2020 ini," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2020).

Baca juga: Plt Bupati Cianjur Siap Melenggang ke Pilkada 2020

Selama periode Maret-Juni 2020, 17 dari 19 kecamatan di Kabupaten Semarang dinyatakan masuk dalam zona merah.

Dengan kondisi tersebut, dalam skoring pemutakhiran Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Kabupaten Semarang menempati urutan kedua di Jawa Tengah setelah Kota Semarang.

Sedangkan pada level nasional, konteks pandemi Kabupatan Semarang berada di urutan 23.

"Efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam menangani pandemi covid-19 juga menjadi aspek yang diukur dalam pemutakhiran IKP ini," kata Munir

Baca juga: KPU Tak Ingin Pemungutan Suara Elektronik pada Pilkada 2020

Hal lain yang juga menonjol dalam situasi pandemi adalah kerawanan pada konteks politik dalam penyelenggaraan Pilkada 2020.

"Kabupaten Semarang masuk kategori rawan tinggi di urutan 6 di Jawa Tengah dan urutan ke 41 secara nasional," terangnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X