Pemecatan 109 Nakes Dianggap Maladministrasi, Bupati Ogan Ilir Sebut Mengada-ada

Kompas.com - 06/07/2020, 20:30 WIB
Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGBupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam

INDRALAYA, KOMPAS.com - Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam mempertanyakan hasil pemeriksaan dan klarifikasi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan yang dirilis Jumat (3/7/2020)  kemarin, yang menyatakan bahwa kebijakannya memecat 109 tenaga kesehatan di RSUD Ogan Ilir mengarah ke tindakan maladministrasi.

Kepada sejumlah wartawan yang mengonfirmasi di kantornya di Komplek Perkantoran Pemkab Ogan Ilir Tanjung Senai, Senin (6/7/2020) petang, Ilyas mempertanyakan maksud tindakan maladministrasi itu.

Menurut Ilyas, pemecatan 109 tenaga kesehatan di RSUD Ogan Ilir sudah sesuai aturan karena mereka tidak masuk kerja selama lima hari.

"Sudahlah itu, mereka tidak masuk lima hari, nanti kita cek lah kalau memang ada yang salah, kalau ada yang tidak bersalah nanti kita akan lihat lagi," kata Ilyas.

"Mengarah (maladiminstrasi) ke mano, jangan mengarah-mengarah, kalau (baru) mengarah itu belum salah. Mengarah ke tidak baik belum tentu ia melakukan yang tidak baik. Mengarah itu belum dikerjakan, jangan ngada-ngadalah, kalau salah katakan yang mana salahnya, kita akan perbaiki," lanjut Ilyas.

Baca juga: Kasus 109 Tenaga Medis Dipecat Bupati Ogan Ilir, Penyelidikan Ombudsman: Mengarah Malaadministrasi

Ilyas mengaku sudah menjelaskan soal alasan pemecatan 109 tenaga medis kepada Ombudsman saat mediasi.

Ia menyebutkan, para tenaga kesehatan yang dipecat itu mangkir kerja dengan alasan tidak ada alat pelindung diri (APD), rumah singgah dan tidak ada insentif. Menurut dia, alasan itu mengada-ada.

"Sudah saya jelaskan semua, katanya APD tidak lengkap nyatanya lengkap, (dikatakan) tidak ada rumah singgah, ada rumah singgah, (dikatakan) tidak ada insentif ada insentif. Silakan cek ke Ombudsman, salahnya di mana,"  tanya politisi PDI-P ini.

Ancaman mosi tidak percaya

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Ogan Ilir Rizal Mustopa mengatakan, pihaknya belum melihat hasil Laporan Hasil Akhir Pemeriksaan (LAHP) dari Ombudsman.

Namun, jelas Rizal, jika apa yang ia baca dari media bahwa bupati Ogan Ilir terindikasi melakukan maladministrasi, maka Komisi IV akan memantau dan melakukan upaya sesuai regulasi untuk memperjuangkan nasib 109 tenaga kesehatan itu .

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X