Pengakuan Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya: Saya Tak Terima Istri Dimarahi

Kompas.com - 06/07/2020, 18:30 WIB
Pembunuhan. ThinkstockPembunuhan.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - AR (23) pelaku pembunuhan seorang pemuda yang baru dikenalnya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengaku tak terima istrinya dimarahi korban.

Pembunuhan itu dilakukan pelaku terhadap AE (35) di Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Barat tak jauh dari rumahnya.

Korban AE yang merupakan warga Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur, mendatangi istri pelaku di Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Barat.

Baca juga: Tak Terima Istri Dimarahi, Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya

Maksud kedatangan korban untuk menyampaikan kepada istri pelaku agar keponakannya tidak diajak untuk mabuk lem.

Namun pertemuan itu berujung cekcok antara korban dan istri pelaku.

Melihat istrinya cekcok dengan korban, pelaku lantas emosi dan langsung menikam korban dengan senjata tajam yang dibawanya.

"Saya tak terima istri saya dimarahi oleh dia, saya emosi," singkat AR kepada wartawan di Mapolsek Banjarmasin Barat, Senin (6/7/2020).

Sebelum kejadian, kata AR, korban datang menggunakan sepeda motor dan langsung memarahi istrinya.

"Sakit hati saya istri saya digituin Pak," ungkapnya.

Usai menikam korban, AR lantas kabur membawa serta istrinya dan kerap berpindah-pindah tempat.

Terakhir, pelarian pelaku berhasil diendus polisi dan berhasil ditangkap di Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin saat bersembunyi di rumah tantenya.

"Saya lari ke Batola, abis itu ke Banjarbaru dan terakhir di Tapin, istri saya ikut terus," jelasnya.

Polisi kini mendalami keterlibatan istri pelaku.

Oleh polisi, istri pelaku ditetapkan sebagai saksi karena belum menemukan bukti keterlibatan membunuh korban.

Baca juga: Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Diberitakan sebelumnya, seorang suami berinisial AR (23) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, membunuh seorang pemuda, AE (35) yang baru dikenalnya.

Pembunuhan itu dilakukan AR lantaran emosi terhadap korban karena korban menuduh istrinya mengajari keponakan untuk mabuk lem.

Korban yang saat itu memarahi istrinya langsung menikam korban di bagian leher sebanyak satu kali.

Menerima serangan dari pelaku, korban tewas di tempat kejadian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X