Cerita Komunitas Serambi Tau Macca Sebar Minta Baca ke Pelosok, Pernah Dikira Hendak Culik Anak-anak

Kompas.com - 06/07/2020, 14:51 WIB
Suasana anak-anak di Desa Bt Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, sedang membaca buku motor pustaka komunitas Serambi Baca Tau Macca Bantaeng. KOMPAS.com/NURWAHIDAHSuasana anak-anak di Desa Bt Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, sedang membaca buku motor pustaka komunitas Serambi Baca Tau Macca Bantaeng.

BANTAENG, KOMPAS.com - Akses anak-anak usia sekolah di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, buku masih terbatas.

Perpustakaan belum menjangkau pelosok desa. Akibatnya, minat baca anak tak bisa tersalurkan dengan baik.

Hal itu terjadi di Desa Bonto (Bt) Lojong, Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng.

Baca juga: Wawancara Ahok, Daniel Mananta Disuruh Baca Buku dan Cecar soal Film

Desa Bt Lojong merupakan daerah terpencil dan berada di pegunungan, akses jalan masih rusak.

Perjalanan menuju desa itu dari Kota Bantaeng butuh waktu dua jam perjalanan.

Saat ini tidak ada perpustakaan umum yang bisa diakses warga atau anak-anak.

Kalaupun ada, perpustakaan itu berupa perpustakaan sekolah yang dikelola oleh SD 35 Lannying, Kecamatan Uluere Bantaeng, koleksi bukunya sangat terbatas.

Buku yang ada juga banyak yang rusak dan tidak layak baca.

Para pemuda Bantaeng yang tergabung dalam komunitas Serambi Baca Tau Macca Bantaeng, tidak tinggal diam.

Baca juga: Gara-gara Buku: Kirim Cerita Bisa Donasi ke Taman Baca

Mereka berinisiatif menyambangi daerah tersebut dengan mengajak anak-anak membaca buku secara gratis.

Berbekal sepeda motor honda yang disulap menjadi motor pustaka Komunitas Serambi Baca Tau Macca Bantaeng ini menawarkan 100 koleksi buku. Buku-buku itu berupa kisah nabi, dongeng, dan pertanian.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X