Video Viral Bocah 5 Tahun Cerita Lima Kali Dicabuli "Pak Uwo", Ini Pengakuan Pelaku

Kompas.com - 06/07/2020, 13:32 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual ShutterstockIlustrasi Pelecehan Seksual

PADANG, KOMPAS.com - Tersangka pencabulan bocah lima tahun yang videonya viral di media sosial mengaku hanya sekali melakukan pencabulan.

Pencabulan dilakukan saat korban bermain ke rumahnya pada Mei 2020 di Kecamatan Pauh, Padang, Sumatera Barat.

"Tersangka S (47) alias Pak Uwo mengaku hanya sekali melakukan tindakan pencabulan itu," kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda yang dihubungi Kompas.com, Senin (6/7/2020).

Baca juga: Pengakuan Bocah 5 Tahun Dicabuli Tetangga, Videonya Viral, Polisi: Pelaku Telah Ditangkap

Rico mengatakan, pelaku mengaku tidak melakukan hubungan intim, hanya memegang dan meremas korban.

Kendati demikian, Rico mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Itu hanya pengakuan tersangka saja. Kita akan dalami kasusnya lebih jauh," kata Rico.

Baca juga: Viral, Video Pengakuan Bocah 5 Tahun Dicabuli Tetangga

Sebelumnya diberitakan, seorang bocah perempuan berusia lima tahun mengaku mendapatkan tindakan pencabulan dari tetangganya di Kecamatan Pauh, Padang, Sumatera Barat.

Pengakuan bocah yang berinisial K itu viral di media sosial Instagram dan Facebook.

Video berdurasi 2 menit 22 detik itu diunggah akun Instagram dan Facebook @medanheadlines.news pada Minggu (5/7/2020).

"Diapain sama Pak Uwo?"

Dalam video yang diunggah itu, bocah tersebut ditanya oleh seseorang laki-laki.

"Diapain sama Pak Uwo?" tanya laki-laki yang membuat video tersebut.

Bocah tersebut menjawab dicabuli dengan ditarik oleh Pak Uwo.

Bocah itu mengaku sudah lima kali dicabuli, tetapi tidak ingat kapan.

Dari unggahan akun tersebut, disebutkan kejadian di Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Regional
Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Regional
Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X