Ridwan Kamil: Sebelum Jadi Zona Hijau, Sekolah Belum Boleh Tatap Muka

Kompas.com - 05/07/2020, 19:00 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri berboncengan menggunakan sepeda motor saat touring dan bakti sosial dari Tasikmalaya ke Pangandaran, Minggu (5/7/2020). KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHAGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri berboncengan menggunakan sepeda motor saat touring dan bakti sosial dari Tasikmalaya ke Pangandaran, Minggu (5/7/2020).

PANGANDARAN, KOMPAS.com - Tahun ajaran baru seharusnya tinggal beberapa hari lagi. Di kalender pendidikan, tahun ajaran 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020.

Namun ada aturan terkait tatap muka di sekolah di masa New Normal saat ini. Aturan tersebut menjelaskan sebelum kota/kabupaten berstatus zona hijau, maka tatap muka di sekolah belum diperbolehkan.

"(Tatap muka) Belum boleh. Aturannya jelas. Selama belum hijau, pendidikan umum belum boleh," jelas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat ditemui di Plaza Air Mancur Pantai Timur Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Minggu (5/7/2020).

Baca juga: Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi Pilot Project se-Jabar

Aturan yang sama tidak berlaku bagi pondok pesantren yang saat ini ada yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka. Terkait hal ini, Ridwan Kamil menjelaskan, karena kurikulum di pesantren tidak sama.

"Start-nya tak sama. (Pesantren) Dimiliki oleh yayasan, pribadi, tak sama (dengan sekolah umum yang dikelola negara). Jika ada yang mulai duluan, ada yang telat, tak terlalu memengaruhi sistem," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Baca juga: Cek Covid-19, Ridwan Kamil Konvoi Keliling Priangan Pakai Motor Klasik

Sementara di sekolah umum yang dikelola negara, lanjut Emil, dimulai dan kurikulumnya harus sama. Saat ini, kata dia, ada 8 juta anak sekolah mulai SD hingga SMA yang harus dilindungi.

Oleh karenanya, suatu daerah harus betul-betul zona hijau ketika melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.

"Mudah-mudahan saya doakan, khususnya Pangandaran segera menuju (zona) hijau supaya kehidupan bisa 100 persen. Saat ini, zona hijau baru Kota Sukabumi," kata Emil. K153-18

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Membesuk Suami di Rutan, Perempuan Ini Ikut Dijebloskan ke Tahanan

Membesuk Suami di Rutan, Perempuan Ini Ikut Dijebloskan ke Tahanan

Regional
Ayo Bantu Aisyah yang 15 Tahun Hanya Terbaring di Kasur dan Kulit Mengelupas

Ayo Bantu Aisyah yang 15 Tahun Hanya Terbaring di Kasur dan Kulit Mengelupas

Regional
2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

Regional
Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Regional
Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Regional
Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Regional
Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Regional
21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

Regional
Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Regional
86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

Regional
Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Regional
Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Regional
Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Regional
Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X