Ini Dia 5 Makanan Khas Serang, Ada Menu Kesukaan Sultan Banten

Kompas.com - 05/07/2020, 15:41 WIB
Rabeg khas Banten Dok. Arfah SahabudinRabeg khas Banten

SERANG, KOMPAS.com - Mampir ke Serang, Banten tak lengkap kalau belum mencicipi kelezatan makanan khasnya. Serang tak hanya objek wisatanya saja yang lengkap, makanannya pun wajib dicoba dan bisa menjadi buah tangan.

Berikut lima makanan khas Serang, Banten dibawah ini yang dipilih Kompas.com lengkap dengan lokasi yang bisa didatangi untuk menikmatinya.

1. Rabeg

Rabeg merupakan makanan kesukaan para Sultan Maulana Hasanudin, berbahan dasar daging sapi atau kambing dengan kuah bercita rasa gurih, manis dan pedas. Namun, pengolahannya tanpa menggunakan santan.

Rabeg jika dilihat seperti semur, bedanya bumbu yang digunakan banyak, seperti bawang merah, bawang putih dan lada, biji pala, jahe, lengkuas, cabe rawit dan kayu manis.

Jika ingin mencicipi makanan kesukaan para Sultan bisa mampir ke Rumah Makan H Naswi di Jalan Mayor Safei No.30, Kotabaru, Kec. Serang, Kota Serang, Banten (Depan Rutan Serang).

Baca juga: Pasien Corona di Serang Diperlakukan Lebih Diskriminatif dari HIV/AIDS

2. Sate Bandeng

Sate Bandeng. kuliner Khas Serang, Banten.https://pesona.travel Sate Bandeng. kuliner Khas Serang, Banten.
Sate umumnya terbuat dari potongan daging ayam, kambing, atau sapi. Tapi, di Serang, Banten sate dibuat dari ikan bandeng yang dihilangkan durinya dan ambil dagingnya untuk dibumbui, kemudian dimasukan kembali ke kulitnya dan bagian luarnya dilapisi dagingnya.

Ikan kemudian ditusuk atau dijepit bambu untuk memudahkan dalam proses pembakaran di atas bara arang.

Rasa gurih dan manis bercampur dengan aroma asap pembakaran. Sate bandeng ini sangat cocok untuk oleh-oleh wajib saat mengunjungi Serang.

Jika ingin mendapatkannya, anda bisa ke Sate bandeng Ibu Aliyah di Jalan Lopang Gede III, Lopang, Kec. Serang, Kota Serang, Banten.

Baca juga: Takut Rapid Test, Warga Sekampung di Serang Banten Pilih Mengungsi

3. Nasi Bakar Sum-sum

Nasi bakar sum-sum yang wajib, harus dicoba saat berada di Kota Serang, Banten.

Nasi bakar sum-sum merupakan olahan nasi yang dicmpur dengan sum-sum dari kerbau dan dicampur rempah-rempah.

Saat proses pembakaran diatas bara, sum-sum akan menyatu dengan nasinya sehingga berminyak. Rasanya gurih dan nikmat pastinya. Apalagi disantap saat lagi panas-panasnya.

Salah satu restoran yang menyajikan menu nasi sum-sum ialah rumah makan Mang Puri yang berdiri sejak 1941 di Jalan Kapten Swardo No.15B, Kota Baru, Kec. Serang, Kota Serang, Banten.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X