Kronologi Penemuan Mayat Warga Jakarta Bersimbah Darah dalam Kamar Hotel di Puncak

Kompas.com - 05/07/2020, 14:47 WIB
Sejumlah anggota polisi sedang mengamankan sejumlah barang dari dalam kamar hotel di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2020). Di lokasi tersebut, seorang tamu hotel ditemukan tewas mengenaskan berlumuran darah. IstimewaSejumlah anggota polisi sedang mengamankan sejumlah barang dari dalam kamar hotel di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2020). Di lokasi tersebut, seorang tamu hotel ditemukan tewas mengenaskan berlumuran darah.

CIANJUR, KOMPAS.com – Pegawai dan pengunjung sebuah hotel di kawasan Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di dalam salah satu kamar hotel.

Dari kartu identitas yang ditemukan di lokasi kejadian, pengisi kamar tersebut merupakan seorang pria berusia 55 tahun asal Jakarta Timur, berinisial MY.

Penemuan mayat di dalam salah satu kamar hotel itu berawal dari kecurigaan pegawai hotel terhadap korban yang belum melakukan check-out.

“Korban ini harusnya check out pada Sabtu (4/7/2020). Saat dihubungi oleh resepsionis hotel untuk konfirmasi via telepon seluler, tidak ada jawaban,” kata Perwira Urusan Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi Dwiharyato saat dihubungi Kompas.com, Minggu (5/7/2020).

Baca juga: Warga Jakarta Ditemukan Tewas Berlumur Darah dalam Hotel di Cianjur

Selanjutnya, pegawai hotel itu meminta rekan kerjanya untuk memeriksa ke kamar korban.

Namun, diketuk berulang kali, tidak ada jawaban dari dalam kamar, sehingga pegawai hotel memutuskan untuk mengecek lewat jendela kamar.

“Salah seorang saksi kemudian coba menggeser tirai gorden kamar memakai kawat, lantas melihat banyak ceceran darah di dalam kamar, sementara tubuh korban terlihat tergeletak di bawah tempat tidur,” terang Ade.

Kaget dengan pemandangan mengenaskan tersebut, pengelola hotel kemudian melaporkan hal tersebut ke polisi.

“Saat petugas tiba di lokasi, mendapati kamar hotel dalam keadaan terkunci dari dalam, dan jendela tertutup rapat," katanya.

Baca juga: BMKG Sebut Puncak Musim Kemarau Akan Terjadi pada Agustus

Ade berujar, dari keterangan pengelola hotel, korban pertama kali melakukan check in, Rabu (1/7/2020) sekitar 22.15 WIB untuk menginap semalam.

“Pada hari Jumat (3/7/2020) korban lantas check out. Namun, datang lagi ke hotel pukul 13.36 Wib untuk kembali memesan kamar, hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia keesokan harinya,” ujar Ade.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X