Sampai Dipesan Pebalap Alex Marquez, Miniatur Sepeda Karya Pemuda Karawang Ini Mendunia

Kompas.com - 05/07/2020, 14:13 WIB
Yudi Hermawan, salah satu pemuda yang tergabung dalam Aiscreative_miniaturbicyle menunjukkan miniatur sepeda buah tangan mereka. KOMPAS.COM/FARIDAYudi Hermawan, salah satu pemuda yang tergabung dalam Aiscreative_miniaturbicyle menunjukkan miniatur sepeda buah tangan mereka.

KARAWANG, KOMPAS.com - Dengan memanfaatkan sapu ijuk, sedotan, selang, dan kardus susu, sekelompok pemuda di Karawang, Jawa Barat, membuat miniatur sepeda yang digandrungi banyak orang.

Miniatur sepeda yang dibuat lima pemuda yang tergabung dalam aiscreative_miniatur bicycle itu bahkan diminati warga mancanegara, seperti Arab Saudi, Afrika Selatan, Australia, dan Eropa.

Diantara pemesannya bahkan pebalap dunia seperti Alex Marquez, adik Marc Marquez dan pebalap sepeda UEA.

"Sebenarnya kamai tidak tahu mereka itu atlet atau siapa. Tahu-tahu pas merek mengunggah foto dan menautkan akun IG @aiscreative_miniaturbicycle atau kata orang," ujar Yudi Hermawan ditemui di bengkel kerjanya, Perum Puri Kosambi, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Minggu (5/7/2020).

Baca juga: Booming Sepeda, Yogyakarta Rencanakan Desain Aturan Khusus

Tak hanya dari luar negeri, pesanan juga datang dari dalam negeri. Kebanyakan pemesan merupakan pegiat sepeda, pemilik kafe, dan souvenir untuk mempercantik kue pernikahan maupun kado.

Sejumlah artis seperti Ira Wibowo juga pernah memesan.

Semenjak pandemi Covid-19 dan sepeda semakin digandrungi, pesanan pun semakin membludak.

Meski sempat khawatir, Yudi bersyukur wabah tak menyebabkan pesanan berkurang. Bahkan daftar tunggu pesanan sampai satu bulan.

"Kalau diturutin semua lebih banyak. Ini saja ada sekitar 60-pesanan," ujar Yudi.

Baca juga: Demam Sepeda di Bandung, Toko Raih Omzet Rp 250 Juta Per Bulan dan Bengkel Rp 20 Juta


Ide muncul karena mencintai sepeda

Ide membuat miniatur itu muncul dari kecintaannya pada sepeda. Bersama rekannya ia pun iseng membuat miniatur sepeda dari barang bekas. Ia kemudian menawarkannya ke toko-toko sepeda.

"Dulu gak ada yang beli, mungutin sedotan di TK kan banyak. Kalau sekarang beli," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah 9 Jam, Jenazah Multazam Akhirnya Berhasil Dievakuasi dari Gunung Piramid

Setelah 9 Jam, Jenazah Multazam Akhirnya Berhasil Dievakuasi dari Gunung Piramid

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

Regional
4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

Regional
Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Regional
Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Regional
Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Regional
Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Regional
Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Regional
Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Regional
Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Regional
Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X