Kompas.com - 05/07/2020, 14:04 WIB
Ilustrasi pencabulan SHUTTERSTOCKIlustrasi pencabulan
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - FCR pemuda 23 tahun asal Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Sukabumi diamankan polisi karena diduga mencabuli belasan anak laki-laki.

Pemuda yang sehari-hari bekerja wiraswasta ini ditangkap Minggu (28/6/2020) setelah orangtua korban melapor jika anak laki-lakinya yang berusia 15 tahun dicabuli oleh pelaku.

Korban dicabuli pada Sabtu, 27 Juni 2020 sekitar pukul 18.00 WIB

Dari hasil pengembangan, jumlah korban bertambah menjadi 4 anak. Setelah diperiksa, FCR mengaku jika korban yang telah ia cabuli sebanyak 19 anak.

"Di antara korban ada juga yang mengaku disodomi tersangka," kata Kepala Polres Sukabumi AKBP Lukman Syarif melalui Kepala Urusan Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (29/6/2020).

Baca juga: Pemuda di Sukabumi Ditangkap karena Cabuli Belasan Anak Laki-laki

Ditakut-takuti jadi gila

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila mengatakan rata-rata korban pencabulan FCR berusia di bawah 15 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepada para korban, FCR menawarkan cara untuk memberikan ilmu kanuragan untuk jaga badan. Jika menolak, maka korban akan gila dan terus diikuti makhluk gaib.

"Apabila menolak korban ditakut-takuti menjadi gila dan diikuti oleh makhluk gaib," jelas Rizka dilansir dari TribunJabar.id.

"Terduga tersangka ini awalnya mengaku 4 orang, korban ada yang mengaku mendapatkan perlakuan sodomi, ada juga yang hanya diraba-raba alat vitalnya," jelasnya.

Baca juga: Ada Daftar Nama di Dinding Rumah Tersangka Pencabulan Belasan Anak Laki-laki

Saat ini polisi masih melakukan penelusuran para korban anak kecil yang diakui pelaku telah disodomi.

"Kita juga akan membawa korban untuk dilakukan visum didampingi orang tuanya, ancaman kita gunakan pasal 82 ayat 4, UU no 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua perlindungan anak, ancaman 15 tahun, ditambah sepertiga, kenapa sepertiga karena korban lebih dari satu," jelas dia.

Baca juga: Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Tepergok Istri

Daftar nama identik laki-laki di dinding rumah pelaku

Ilustrasi PencabulanKOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi Pencabulan
Terkait kasus tersebut, polisi telah melakukan olah TKP di rumah tersangka FCR di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Sukabumi.

Saat olah TKP, polisi menemukan coretan daftar nama di salah satu dinding rumah FCR. Nama yang tertulis di dinding itu semuanya identik dengan nama laki-laki.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila mengatakan pihaknya masih menelusuri daftar nama tersebut.

Ia mengatakan, di rumah FCR, anak-anak muda kerap latihan musik. Menurutnya daftar nama yang tertulis di dinding adalah nama anak-anak yang pernah belajar musik.

Baca juga: Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

"Rumah tersangka memang tempat anak-anak muda yang mau latihan musik," kata Rizka saat dikonfirmasi Kompas.com via WhatsApp, Sabtu (4/7/2020).

Rizka mengatakan dari penyelidikan awal, anak-anak yang berlatih musik itu lah yang menuliskan namanya sendiri di dinding.

"Yang menulis anak-anak itu sendiri bukan tersangka," ujar Rizka.

Saat ditanya adakah nama-nama korban pencabulan tersangka FCR dalam tulisan dinding itu, Rizka menjawab kemungkinan ada, namun pihaknya masih menulusuri.

Baca juga: Ayah Cabuli Anak Kandung Selama 10 Tahun, Ketahuan Setelah Digerebek Sang Ibu

"Kami masih telusuri berdasarkan keterangan-keterangan yang sudah ada," tutur dia.

Rizka mengatakan, hasil penyidikan akan disampaikan pada konferensi pers yang juga akan dihadiri Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak).

"Rencana Senin ya," kata dia.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Budiyanto | Editor: Farid Assifa), TribunJabar.id



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.