Satu Karyawan Positif Corona, Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Tutup

Kompas.com - 04/07/2020, 20:38 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

PEKANBARU, KOMPAS.com - Toko sepatu Sport Station yang ada di Mal Pekanbaru, Riau, ditutup karena salah satu karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (4/7/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliana  Nazir membenarkan satu karyawan toko di Mal Pekanbaru positif Covid-19.

"Ya, benar. Itu kasus yang ke 232 warga Kota Pekanbaru berinisil AP (23). Pasien sudah diisolasi dan dirawat di Pekanbaru," kata Mimi kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Sabtu.

Baca juga: Beredar Isu Bantuan Covid-19 di Pekanbaru Dipotong, Ini Penjelasan Pemkot

General Manager Mal Pekanbaru Megawati dikonfirmasi secara terpisah mengatakan toko tersebut sudah ditutup sementara.

"Per hari ini Toko Sport Station memang sudah tutup," sebut Megawati kepada wartawan, Sabtu.

Ia mengatakan, setelah satu karyawan di Sport Station dinyatakan positif Covid-19, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan toko setempat. Pihak toko pun bersikap kooperatif.

"Terbukti mereka langsung menutup toko untuk mensterilkan toko dengan melakukan disinfektan secara lebih maksimal. Sebenarnya selama ini mereka sudah melakukannya, tapi karena informasi tersebut, tentunya kita minta mereka untuk melakukan sterilisasi lagi," ujar Megawati.

Untuk sampai kapan toko ini ditutup, Megawati menyampaikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan tim gugus Covid-19 Kota Pekanbaru. Harapannya tidak akan lama.

"Mudah-mudahan dua atau tiga hari lagi sudah bisa beroperasi lagi. Mudah-mudahan saja. Makanya kita minta pengelola Sport Station melakukan sterilisasi toko dengan maksimal, sehingga nantinya pada saat kita berkoordinasi dengan gugus Covid-19 dan kembali bisa buka, tentu sudah aman untuk dikunjungi oleh pengunjung," ungkap Megawati.

Pihaknya saat ini sudah meningkatkan pemeriksaan kesehatan bagi pengunjung yang akan masuk ke Mal Pekanbaru. Karena memang hal tersebut adalah standar protokol kesehatan Mal Pekanbaru.

"Artinya masuk ke Mal Pekanbaru wajib pakai masker, kemudian cuci tangan. Nantinya jika diingatkan oleh petugas yang ada di pintu masuk mohon ditaati. Karena kadang itu yang tersulit bagi kita. Ada pengunjung yang tidak mau mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan," jelasnya.

Baca juga: Dinsos Riau Panggil Pemkot Pekanbaru soal Pemotongan Bantuan Corona

Disinggung apakah Mal Pekanbaru akan melakukan rapid test massal untuk seluruh karyawannya, Megawati mengatakan pihaknya masih akan berkoordinasi terlebih dahulu.

"Karena di Mal Pekanbaru ini kan unit bisnis, artinya unit yang terkait itu cukup banyak. Makanya kita akan berkoordinasi dengan tim dulu. Termasuk dengan petugas kesehatan. Apakah itu diperlukan atau tidak," pungkas Megawati.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldozer, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldozer, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Regional
Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Regional
Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Regional
WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

Regional
Bapak dan Anak Di-'blacklist' karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Bapak dan Anak Di-"blacklist" karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Regional
Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Regional
Kala 'Punakawan' Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Kala "Punakawan" Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Regional
Tak Punya 'Smartphone', Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Tak Punya "Smartphone", Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Regional
Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

Regional
Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini 'Di-blacklist'

Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini "Di-blacklist"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

Regional
3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

Regional
Cegah Klaster Perkantoran, ASN Pemkot Ambon Wajib Tes Swab Setiap Bulan

Cegah Klaster Perkantoran, ASN Pemkot Ambon Wajib Tes Swab Setiap Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X