KILAS DAERAH

Sosialisasi, Kunci Kelancaran PPDB Online di Kabupaten Penajam Paser Utara

Kompas.com - 04/07/2020, 18:13 WIB
Talkshow Tribun Kaltim On Focus bersama Smart FM Balikpapan 97.8 FM bertema Nasib Siswa yang Tidak Lolos Sekolah Negeri, Senin (29/6/2020). DOK. Pemkab Penajam Paser UtaraTalkshow Tribun Kaltim On Focus bersama Smart FM Balikpapan 97.8 FM bertema Nasib Siswa yang Tidak Lolos Sekolah Negeri, Senin (29/6/2020).

KOMPAS.com – Di saat wilayah lain mengalami masalah pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online, Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU), Kalimantan Timur, justru sebaliknya. Padahal, masyarakat PPU belum familiar dengan hal tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Alimuddin mengatakan, hal tersebut karena guru-guru di PPU melakukan sosialisasi kepada para orangtua murid secara virtual.

Alimuddin mencontohkan, Kecamatan Sepaku memiliki jaringan paling bagus walau jarak dengan pusat Kabupaten PPU terhitung jauh. Meski begitu, di sana ada masyarakat yang belum paham, sehingga mengira anaknya tidak diterima jika namanya tidak terdaftar di suatu sekolah.

“Kecamatan Sepaku ada di pinggiran hutan, namun mereka kreatif. Jika ada masyarakat yang kesusahan, maka para guru akan memfasilitasi,” kata Alimuddin, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Yang Harus Dilakukan Orangtua Saat Anak Gagal Masuk Sekolah Tujuan

Hal tersebut dikatakan Alimuddin, pada talkshow Tribun Kaltim On Focus bersama Smart FM Balikpapan 97.8 FM bertema Nasib Siswa yang Tidak Lolos Sekolah Negeri, Senin (29/6/2020).

Pada kesempatan tersebut Alimuddin mengatakan, sistem zonasi serta pendaftaran online atau manual bukan alasan anak-anak tidak bersekolah. Semua itu merupakan proses yang harus dijalani karena sesuai dengan visi dan misi Bupati PPU, yaitu maju, modern, dan religius.

“Makanya kami berani melaksanakan PPDB Online. Tidak ada alasan internet dan lainnya karena alhamdulillah sekolah dan guru-guru mampu mentransfer hal itu,” kata Alimuddin.

Kini, PPDB Online di PPU telah memasuki proses daftar ulang tahap kedua.

Baca juga: Sistem Zonasi Dapat Hilangkan Sekolah Favorit, Apa Kata Pengamat Pendidikan?

“Sekolah negeri dan swasta itu sama saja. Tidak ada sekolah yang paling memiliki kelebihan karena pemerintah akan menyamaratakan semua sekolah, baik dari aspek sarana dan prasana, maupun mutu tenaga pendidikan,” kata Alimuddin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah RFZ, Bocah yang Disiksa Ayah dan Dibuang Ibunya, Kini Diasuh Kapolres

Kisah RFZ, Bocah yang Disiksa Ayah dan Dibuang Ibunya, Kini Diasuh Kapolres

Regional
Evaluasi Simulasi Belajar Tatap Muka 7 Sekolah di Jateng, Ganjar: Hasilnya Cukup Baik

Evaluasi Simulasi Belajar Tatap Muka 7 Sekolah di Jateng, Ganjar: Hasilnya Cukup Baik

Regional
Buron 3 Tahun, Penjiplak Merek Antena Televisi Ditangkap di Sidoarjo

Buron 3 Tahun, Penjiplak Merek Antena Televisi Ditangkap di Sidoarjo

Regional
Santri di Jombang Beberkan Kiatnya Sembuh dari Covid-19

Santri di Jombang Beberkan Kiatnya Sembuh dari Covid-19

Regional
Buron 10 Tahun, Terpidana Kasus Penipuan Ditangkap di Magelang

Buron 10 Tahun, Terpidana Kasus Penipuan Ditangkap di Magelang

Regional
47 Rumah Rusak akibat Angin Puting Beliung di Lombok Barat

47 Rumah Rusak akibat Angin Puting Beliung di Lombok Barat

Regional
Pemprov DIY Klaim Sudah Lewati Standar Testing Covid-19 WHO

Pemprov DIY Klaim Sudah Lewati Standar Testing Covid-19 WHO

Regional
Kronologi Bus dan Truk Tabrakan yang Mengakibatkan 2 Orang Tewas, 4 Luka Ringan

Kronologi Bus dan Truk Tabrakan yang Mengakibatkan 2 Orang Tewas, 4 Luka Ringan

Regional
Satu Ruang Paviliun RSUD dr Soedono Ditutup untuk Isolasi 16 Nakes Positif Covid-19

Satu Ruang Paviliun RSUD dr Soedono Ditutup untuk Isolasi 16 Nakes Positif Covid-19

Regional
Gelar Dangdut Saat Pandemi, Wakil Ketua DPRD Tegal Minta Maaf ke Jokowi

Gelar Dangdut Saat Pandemi, Wakil Ketua DPRD Tegal Minta Maaf ke Jokowi

Regional
Bayi Berusia 22 Bulan dan Ayahnya Positif Covid-19

Bayi Berusia 22 Bulan dan Ayahnya Positif Covid-19

Regional
Korupsi Dana Hibah, Mantan Ketua Organda Kota Serang Dijebloskan ke Penjara

Korupsi Dana Hibah, Mantan Ketua Organda Kota Serang Dijebloskan ke Penjara

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, Kantor BPKD Wonogiri Tetap Buka

Pegawainya Positif Covid-19, Kantor BPKD Wonogiri Tetap Buka

Regional
7 Bulan Tak Tersentuh Corona, Hari Ini Manggarai Timur Jadi Zona Merah Covid-19

7 Bulan Tak Tersentuh Corona, Hari Ini Manggarai Timur Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Dugaan Teror KKB Menjelang Pilkada, TNI-Polri Kesulitan Menindak Penyandang Dana

Dugaan Teror KKB Menjelang Pilkada, TNI-Polri Kesulitan Menindak Penyandang Dana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X