Kasus DBD di Jateng Capai 3.189 Kasus, 47 Orang Meninggal Dunia

Kompas.com - 03/07/2020, 20:46 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo melalui video siaran pers. KOMPAS.com/dinkes jatengKepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo melalui video siaran pers.

SEMARANG, KOMPAS.com - Angka kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD) dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2020 tercatat sebanyak 3.189 kasus.

Kasus tersebut tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Dari jumlah tersebut, sedikitnya 47 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, angka kasus DBD tertinggi di wilayah Jateng antara lain Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Purworejo, Klaten, Batang, Kota Magelang, dan Kota Semarang.

"Sedangkan angka kematian tertinggi karena terjangkit demam berdarah di Kota Pekalongan, Banjarnegara, Banyumas, Purbalingga, Grobogan dan Temanggung," kata Yulianto melalui siaran pers, Jumat (3/7/2020).

Baca juga: Bupati Semarang Sesalkan Hanya 2 Kecamatan yang Bebas Covid-19

Yulianto menungkapkan, angka kasus demam berdarah di Jateng jika dihitung berdasarkan insiden rate (IR) yakni jumlah kasus per 100.000 penduduk.

"Kalau kita ukur dari IR maka hasilnya 9,16 persen. Ini kumulatif se Jateng. Jadi angka 9,16 persen setiap 100.000 penduduk. Semakin kecil angka rasio IR ini maka semakin baik," ungkapnya.

Sedangkan, kasus kematian akibat demam berdarah di Jateng dihitung dari case fatality rate (CFR) yakni jumlah kematian dibagi kasus demam berdarah dikalikan 100 persen.

"Kalau kita hitung hasilnya 1,47 persen. Tugas kita menurunkan terus agar semakin kecil," katanya.

Baca juga: Kasus DBD di Bangka Belitung Mencapai 695 Kasus

Menurutnya, kasus DBD dipengaruhi oleh lingkungan dan perilaku hidup masyarakat.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat agar di setiap lingkungan memiliki Jumantik (juru pemantau jentik).

"Upaya kita dengan pemberantasan jentik nyamuk caranya memantau lingkungan kita dengan 3 M yakni Menutup, Menguras, Mendaur ulang. Kalau dulu mengubur itu kan hanya menyimpan saja sekarang mendaur ulang," ungkapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X