Dalam 2 Hari, Pasien Covid-19 di Kalsel Bertambah 224 Orang

Kompas.com - 03/07/2020, 19:45 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan, M Muslim. Humas Pemprov KalselJuru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Selatan, M Muslim.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Dalam dua hari, Kalimantan Selatan ( Kalsel) mencatatkan 224 pasien baru positif Covid-19.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel M Muslim mengatakan, penambahan yang cukup signifikan itu kebanyakan dari hasil tracing yang dilakukan.

"Pada Kamis kemarin ada penambahan sebanyak 114 pasien baru dan pada hari ini sebanyak 110 orang," ujar Muslim kepada wartawan, Jumat (3/7/2020) petang.

Baca juga: Warga Banjarmasin Dihebohkan Benda Diduga Bom di Halaman Sekolah

"Hanya beberapa dari PDP yang statusnya naik jadi positif, selebihnya merupakan hasil tracing kontak yang dilakukan oleh surveilans di lapangan," Muslim melanjutkan.

Dengan penambahan 224 pasien baru tersebut, pasien yang ditangani Gugus Tugas Kalsel kini mencapai 3.447 kasus.

Dari 3.447 kasus, 2.361 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun dilakukan karantina khusus dan isolasi mandiri.

"Sampai hari ini kasus yang ditangani masih didominasi oleh pasien yang menjalani karantina khusus," jelasnya.

Baca juga: Cerita Kapten Ikhlas yang Lawan Virus Corona dengan Pikiran Positif

Sementara itu, untuk pasien positif yang dinyatakan sembuh dalam dua hari terakhir sebut Muslim sebanyak 65 orang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Regional
'Sakit Pertama Saat Melahirkan, Sakit Kedua Saat Digugat Anak'

"Sakit Pertama Saat Melahirkan, Sakit Kedua Saat Digugat Anak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X